Prabowo Sebut Ada Pengusaha Tambang Ilegal Ndablek yang Ludahi Pengorbanan para Pahlawan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyebut adanya pengusaha tambang ndablek atau nakal yang tetap menjalankan aktivitas pertambangan secara ilegal. Padahal, izin usaha pertambangan (IUP) pengusaha itu telah dicabut sejak delapan tahun lalu.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara di gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga
Satgas PKH Kuasai Kembali Aset Negara Rp 370 Triliun dalam 1,5 Tahun, Prabowo: Selamatkan 10% APBN
Prabowo mengaku geram karena pengusaha nakal tersebut tidak menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. Kekayaan alam yang seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, justru dikeruk secara ilegal untuk kekayaan pribadi. Tindakan itu merupakan penghinaan terhadap negara dan para pendiri bangsa.
"Sudah ada keputusan Mahkamah Agung berbelas tahun tidak dieksekusi. Sudah ada izin yang dicabut oleh pemerintah Republik Indonesia, delapan tahun si pengusaha itu ndablek terus dia laksanakan tambang tanpa izin. Dia menertawakan Republik Indonesia. Dia meludahi pengorbanan mereka-mereka yang gugur untuk kemerdekaan Indonesia. Dia tidak hormat sama NKRI," tegas Prabowo.
Untuk itu, Prabowo memerintahkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajaran Kejagung menegakan hukum dan memidanakan pengusaha nakal tersebut.
"Karena itu saya perintahkan Jaksa Agung tegakkan hukum. Dia tidak mau kerja sama, pidanakan. Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar," kata Prabowo.
Kepala Negara meminta para aparat tidak ragu menindak para pengusaha tambang ilegal di kawasan hutan dilakukan tanpa pandang bulu. Prabowo juga meminta aparat tak khawatir dengan perlawanan yang dilakukan para pengusaha nakal tersebut.
Diungkapkan, para pengusaha nakal ini menggunakan kekayaannya untuk membiayai gerakan-gerakan yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan yang sah. Namun, Prabowo meminta jajarannya tidak mundur sedikit pun demi kepentingan rakyat.
"Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Semakin kita akan diserang, jangan khawatir. Dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan. Tidak gentar kita, rakyat bersama kita," ujarnya.
Baca Juga
Beri Hormat ke Satgas PKH, Prabowo Tegaskan Siap Mati untuk Bela Rakyat
Dalam kesempatan ini, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah bekerja keras menyelamatkan aset-aset negara bernilai triliunan rupiah.
"Kita tidak akan berhenti. Kita tidak akan gentar. Kita maju terus membela bangsa dan negara. Terima kasih, selamat berjuang. Saya hormat dengan pekerjaan kalian. Kita siap mati di atas jalan yang benar. Membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia," katanya.

