Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026) petang. Jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB (UNIFIL) di Lebanon akhirnya tiba di Tanah Air.
Berdasarkan pantauan investortrust.id di lokasi, pesawat yang membawa kepulangan para pahlawan bangsa tersebut mendarat tepat pada pukul 17.57 WIB. Kedatangan mereka disambut dengan jajaran kehormatan oleh pasukan TNI yang telah bersiaga sejak sore hari.
Tiga peti jenazah terlihat dimasukkan ke dalam mobil jenazah yang berjumlah tiga unit. Nantinya, upacara penyambutan akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Luar Negeri melalui pernyataan persnya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ketiga jenazah tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat pada pukul 17.35 WIB.
Baca Juga
Kemlu kembali Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian RI di Lebanon, Tiga Personel UNIFIL Terluka
Setibanya di Tanah Air, akan dilaksanakan upacara penyambutan sekaligus persemayaman di Bandara Soekarno Hatta sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur dalam tugas.
Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Adapun Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Lalu, Serka (Anm) M. Nur Ichwan akan dimakamkan di TMP Giri Dharmaloyo II, Magelang, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon di TMP Giripeni, Kulonprogo.
Personel pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Kopda Farizal Rhomadhon, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).
Tepat keesokan harinya pada Senin (30/3), Indonesia kehilangan lagi dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang. Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut ialah Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan.

