Di Perayaan Imlek 2026, AHY Tegaskan Partai Demokrat Rumah Besar Keberagaman
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan posisi Partai Demokrat sebagai partai nasionalis-religius yang menjadi rumah besar bagi seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun etnis. Hal tersebut disampaikan AHY dalam pidatonya pada perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat 2577 Kongzili di Grand Ballroom Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).
Dalam pidatonya, AHY menekankan bahwa nilai-nilai religius dan nasionalisme harus berjalan beriringan secara setara. Ia mengutip pesan dari pendiri partai yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai prioritas terhadap negara.
Baca Juga
Partai Demokrat Gelar Perayaan Imlek 2026, Usung Semangat Harmoni dan Solidaritas
"Pak SBY sering mengingatkan kita, 'Loyalty to my party ends when loyalty to my country begins.' Jadi, country over party. Bangsa dan negara di atas segalanya," kata AHY.
Ia menyebut perhelatan Imlek ini adalah bukti nyata dari nilai toleransi yang dianut partai.
"Demokrat adalah rumah besar untuk semua," tegasnya.
Dalam perayaan Imlek Nasional yang mengusung tema "Harmoni Nusantara. Together in Harmony, Stronger in Solidarity", AHY mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan di tengah ketidakpastian dunia, mulai dari krisis iklim hingga dinamika geopolitik. Menurutnya, unity in diversity atau Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang ada begitu saja atau taken for granted.
"Daya saing bangsa yang akan menentukan, competitiveness, menentukan apakah kita bisa menjadi bangsa pemenang di abad ke-21 ini. Resilience dan competitiveness harus kita miliki," kata AHY.
AHY memaknai shio kuda api tahun ini sebagai simbol energi positif dan keberanian. Selain itu dirinya juga merepresentasikan simbol Kuda Api sebagai simbol kerja keras, perjuangan, dan keberanian.
Di akhir pidatonya, AHY menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus mengawal dan menyukseskan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap pembangunan nasional dapat berjalan adil dan berkelanjutan sehingga tidak ada daerah atau generasi yang tertinggal.
Baca Juga
Gemerlap Imlek di Jantung Jakarta, Harmony Lantern Walk Hipnotis Warga di Bundaran HI
"Kita ingin Indonesia tumbuh, maju, berkembang, where no one, no region, and no generation is left behind," ucapnya.
Perayaan Imlek tersebut turut dihadiri oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, serta tokoh masyarakat Tionghoa.

