Prabowo Tahu Dalang yang Jelekkan Indonesia: Dear Friends, Indonesians Are Not Stupid
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya kelompok yang selalu mengganggu Indonesia. Prabowo menyebut, kelompok tersebut tidak senang dan tidak ingin Indonesia menjadi negara maju.
Hal itu disampaikan Prabowo saat peresmian SPPG dan gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Kepala Negara menyatakan, Indonesia saat ini sudah berada pada jalan yang benar menuju negara maju. Dalam setahun terakhir ini, Indonesia sudah mencapai swasembada beras dan sebentar lagi swasmbada jagung. Indonesia akan menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri. Namun, katanya, terdapat kelompok yang kerap mengganggu dan menjatuhkan bangsa Indonesia dengan berbagai cara.
Baca Juga
Gencarkan Gerakan Indonesia Asri, Prabowo Ingin Semua Desa hingga Ibu Kota Bersih
Prabowo menegaskan bangsa Indonesia tidak bodoh. Rakyat menyadari adanya gangguan-gangguan kepada Indonesia.
"Sekali lagi, kita diganggu, kita tahu kita diganggu, jangan kita kira kita enggak tahu, iya enggak? We are not stupid, ini gue bicara sama mereka-mereka itu," kata Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan mengetahui siapa saja dalang yang membiayai berbagai gangguan terhadap Indonesia. Ditekankan, pihak-pihak tersebut mengganggu karena takut Indonesia menjadi negara yang kuat dan sejahtera.
"Please, dear friends, Indonesia, Indonesians are not stupid! We know what's happening. Kita tahu, kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia. Karena mereka takut kita kuat, mereka takut kita sejahtera. Kita tidak mau mengganggu bangsa lain. Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan baik," tegasnya.
Prabowo menegaskan akan membuktikan kebangkitan ekonomi Indonesia. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyentil ahli-ahli ekonomi yang disebutnya kerap menurunkan moril bangsa Indonesia. Prabowo mempertanyakan nasionalisme para ahli ekonomi tersebut.
"Enggak tahu ini, ada ahli-ahli ekonomi yang enggak jelas dari mana itu. Selalu menurunkan moril, saya mau tanya, 'Kamu itu warga negara mana?' Kita, kalau main bola, tim kita main, ayo-ayo kita suporter ya, mereka enggak, mereka selalu jelek-jelekin prestasi kita sendiri," katanya.
Padahal, kata Prabowo, ekonomi Indonesia sedang berada pada fase yang terus membaik. Konsumsi rumah tangga, katanya, mencetak angka tertinggi. Penerimaan pajak juga berpotensi naik, bahkan akan mencapai akan tertinggi. Selain itu, BUMN yang selama ini merugi mencetak untung hingga empat kali lipat dalam setahun.
"BUMN yang selama sekian tahun tidak pernah untung. Dalam satu tahun pemerintahan kita, hasil BUMN naik empat kali lipat, dari Rp 89 triliun pada tahun 2024, naik empat kalinya, dan ini akan naik terus, hanya dengan manajemen yang baik, hanya dengan kepemimpinan yang baik, hanya dengan semangat tidak mau mencuri dari rakyat dan bangsa Indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Baca Juga
Gaungkan Indonesia Incorporated, Prabowo: Kita Yakin Akan Bangkit Bersama
Untuk itu, Prabowo mengingatkan jajarannya beserta pimpinan BUMN untuk fokus bekerja dan menjaga integritas mereka sebagai pengelola kekayaan rakyat. Prabowo menegaskan tidak akan kompromi terhadap para pejabat yang menyalahgunakan wewenang.
"Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah tanpa ada pandang bulu," katanya.

