Pesawat Smart Aviation Ditembak di Papua, Pilot dan Co-pilot Tewas
Poin Penting
|
PAPUA SELATAN, investortrust.id – Pesawat angkutan udara perintis Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Aviation) mengalami penembakan sesaat setelah mendarat di Bandar Udara (Bandara) Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Dalam insiden tersebut, pilot dan co-pilot dikabarkan meninggal dunia.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerima laporan kejadian dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Lukman F Laisa menyatakan, pesawat dengan tipe C208B EX itu melayani rute Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW) – Tanah Merah.
Baca Juga
“Kami menerima laporan dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu terkait kejadian penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu,” kata Lukman dalam keterangan resmi, Rabu (11/2/2026).
Berdasarkan laporan awal, lanjut Lukman, pesawat berangkat dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.38 WIT dengan membawa dua awak pesawat serta 12 penumpang dewasa dan satu bayi. Pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu pada pukul 11.05 WIT dan mengalami penembakan sesaat setelah mendarat.
Pada pukul 13.26 WIT, Ditjen Hubud menerima informasi bahwa pilot dan co-pilot menjadi korban penembakan dan meninggal dunia. “Sedangkan 12 penumpang dan satu bayi selamat,” ungkap Lukman.
Dikatakan Lukman, Ditjen Hubud masih melakukan koordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke serta Kepala Satuan Pelayanan dan pegawai di Bandar Udara Koroway Batu terkait penanganan insiden tersebut.
PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Aviation) merupakan perusahaan jasa angkutan udara niaga milik Pongky Majaya. Maskapai perintis ini tidak berjadwal dan telah berdiri pada 8 Desember 2016.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/GerryS/status/2021462802666578289?ref_src=twsrc%5Etfw
Perusahaan ini memiliki Air Operator Certificate (AOC) 136-062 serta sertifikasi Approved Maintenance Organization (AMO) untuk perawatan pesawat.
Lebih jauh, Smart Aviation bergerak di sektor aviation & aerospace, khususnya layanan penerbangan niaga tak berjadwal (non-scheduled commercial air transportation) serta pemeliharaan dan operasi bandara privat di beberapa wilayah Indonesia.
Smart Aviation juga menyediakan berbagai layanan udara, mulai angkutan penumpang dan kargo charter, aerial survey, aerial photography, dan patroli udara, evakuasi medis dan VIP Charter, modifikasi cuaca (weather modification technology), maintenance, repair, and overhaul (MRO) melalui fasilitas AMO, hingga pengoperasian bandara privat.
Perusahaan memiliki operasi di beberapa wilayah strategis di Indonesia, termasuk Papua dan Kalimantan, serta basis pemeliharaan pesawat.
Baca Juga
Pertamina Dorong Dekarbonisasi Aviasi Lewat 'Sustainable Aviation Fuel'
Smart Aviation terus menambah armada pesawatnya untuk memperluas layanan. Jumlah armada meliputi puluhan unit pesawat, termasuk berbagai seri Cessna Caravan, Pilatus PC-6, Cessna 172, dan helikopter Airbus H130.
Perusahaan juga telah menandatangani perjanjian pembelian unit pesawat baru, seperti Cessna SkyCourier bersama Textron Aviation di Bali Airshow 2024, Denpasar, Indonesia, pada November 2024. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari ekspansi bisnis perusahaan dan peningkatan kapabilitas dalam penerbangan kargo, penumpang, dan misi modifikasi cuaca.

