Umat Islam dan Kristen Gotong Royong dalam Mujahadah Kubro NU, Prabowo: Saya Terharu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti semangat gotong royong lintas agama antara umat Islam dan Kristen dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Prabowo mengaku terharu mengenai keterlibatan gereja-gereja di Kota Malang yang turut membantu menyukseskan acara tersebut.
“Nahdlatul Ulama semoga terus memberi contoh dalam menjaga toleransi antarumat beragama. Saya terharu mendengar tadi Ketua Panitia yang menyampaikan betapa di Jawa Timur ini, di Kota Malang ini, gereja-gereja juga membantu menyukseskan acara ini. Luar biasa,” kata Prabowo, dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Kepala Negara menyampaikan, perbedaan yang ada di Indonesia harus menjadi kekuatan untuk hidup dalam kerukunan. Nilai-nilai yang diajarkan para tokoh NU sejak dahulu menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan melindungi seluruh umat tanpa membedakan agama.
Baca Juga
Prabowo: Kerajaan Arab Saudi Ubah Regulasi Kepemilikan Tanah demi Kehormatan RI
“Tokoh-tokoh NU dari dulu, termasuk Gus Dur (Presiden ke-4 RI), selalu mengajarkan kepada kita bahwa NU akan selalu menjaga kedamaian bangsa Indonesia, dan akan menjaga semua umat, semua agama tanpa pandang bulu,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan, kebersamaan antara umat Islam dan Kristen dalam menyukseskan Mujahadah Kubro menjadi contoh konkret toleransi dan persatuan di tengah keberagaman bangsa. “Saudara-saudara, kita mungkin berbeda, tetapi kita harus hidup dalam kerukunan,” tandas dia.
Terpisah, Sekretaris PWNU Jawa Timur, M Faqih mengatakan, lebih dari 100 ribu orang menghadiri Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Kota Malang. Acara ini merupakan rangkaian untuk memperingati Satu Abad NU berdiri di Tanah Air.
Baca Juga
Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Fondasi Perdamaian dan Kebangkitan Indonesia
"Hingga H1 (7 Februari 2026, red) tercatat jemaah mencapai 107.049 orang atau kalau dibulatkan mencapai 107 ribu orang dengan 1.283 bus lebih dan ribuan kendaraan lainnya," kata Faqih kepada wartawan, di Kota Malang, Minggu (8/2/2026).
Berdasarkan data panitia Mujahadah Kubro, 79.049 jemaah berasal dari Pengurus Cabang (PCNU) se-Jawa Timur, sementara 28 ribu lainnya merupakan warga Muslimat NU. Mereka tiba menggunakan 1.283 bus, 6.476 mobil, serta 5.413 sepeda motor. Kedatangan diatur dalam sembilan zona dengan penanggung jawab (PIC) khusus untuk menjaga ketertiban.

