PDIP Tegaskan Kedaulatan Nasional dan Tolak Intervensi Asing
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh Jamaluddin Idham menyampaikan sejumlah poin strategis hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di penutupan Rakernas I PDIP, Senin (12/1/2026). Salah satu hal yang ditekankan yakni penguatan kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi Indonesia.
Sikap ini diambil sebagai pedoman utama menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. "Rakernas I partai menegaskan sikap politik PDI Perjuangan untuk memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai pedoman utama dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan nasional," kata Jamaluddin di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta.
Jamaluddin menegaskan bahwa PDI Perjuangan berkomitmen untuk menjaga marwah bangsa dengan menolak segala bentuk tekanan dan dominasi kekuatan asing yang merugikan kepentingan nasional.
Baca Juga
Resmi Ditutup, Ini 21 Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDIP 2026
Selain isu domestik, Jamaluddin juga mendesak pemerintah bersikap tegas menolak pelanggaran kedaulatan negara merdeka. Ia mencontohkan tindakan intervensi asing terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sebagai bentuk pengangkangan terhadap hukum internasional.
"Selain merendahkan marwah PBB, bertentangan dengan Hukum Internasional dan Dasa Sila Bandung," tuturnya.
Menurut Jamaluddin, sikap menolak intervensi asing adalah implementasi langsung dari Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
"Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, dan perikeadilan," tegasnya.

