Menhan Usulkan Terobosan Teknis Penanganan Bencana, Presiden Beri Lampu Hijau
Poin Penting
|
ACEH TAMIANG, investortrust.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto usai peninjauan Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Rapat tersebut membahas percepatan penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak di Sumatra.
Dalam rapat itu, Menhan Sjafrie menegaskan perlunya terobosan teknis segera karena skala kerusakan yang besar dan proses pemulihan yang membutuhkan waktu panjang. “Bapak Presiden, terkait dengan terobosan-terobosan teknis yang harus segera kita lakukan karena melihat dampak dari kerusakan ini cukup besar, dan kita tentunya akan bekerja agak panjang waktunya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Presiden Prabowo menegaskan kehadiran pemerintah pusat di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari upaya negara mempercepat penanganan dan pengambilan keputusan di lapangan. “Kita datang bukan sekadar melihat, tapi untuk mengetahui masalah,” tegas Presiden.
Aceh Tamiang disebut Presiden sebagai salah satu wilayah dengan dampak bencana yang cukup besar. Sebelumnya, Presiden juga telah meninjau langsung penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Baca Juga
Prabowo Tinjau Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Targetkan 15.000 Unit dalam 3 Bulan
Menhan menjelaskan, bersama TNI muncul gagasan penanganan sungai secara terpadu, khususnya di Sungai Tamiang yang mengalami pendangkalan. Salah satu opsinya ialah membuka akses dari laut ke sungai agar pendalaman alur dan pengerahan alat berat dapat dilakukan secara bersamaan.
Menurut Menhan, pendekatan tersebut tidak hanya diterapkan di Aceh Tamiang, tetapi juga dapat diperluas ke wilayah lain seperti Bireuen hingga Sibolga. Pola ini dinilai dapat mempercepat penanganan tanpa ketergantungan pada jalur darat.
Menanggapi usulan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan persetujuannya dan meminta agar Menhan bersama TNI segera berkoordinasi dengan para gubernur. “Saya sudah setuju, silahkan Menteri Pertahanan dan TNI berkoordinasi dengan gubernur-gubernur,” tutup Presiden.

