Ancaman 'Super Flu', Legislator Minta Masyarakat Tak Panik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menyikapi terdeteksinya varian Influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia. Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik.
"Informasi dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa varian ini sudah terpantau dan hingga kini belum terbukti menyebabkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan influenza sebelumnya. Ini penting disampaikan agar masyarakat tetap tenang, rasional, dan mengikuti anjuran kesehatan," kata Netty dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya penguatan edukasi kesehatan dan langkah pencegahan berbasis sains penting sebagai kunci menghadapi situasi tersebut. Netty mengapresiasi langkah Kemenkes yang terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada publik. Menurutnya, transparansi informasi merupakan hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kepanikan.
Baca Juga
Prabowo Tinjau Posko Kesehatan di Tapanuli Selatan, Pastikan Warga Mendapat Layanan
Politikus PKS itu juga mengingatkan bahwa influenza tetap merupakan penyakit menular yang tidak boleh disepelekan, terlebih pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.
"Upaya pencegahan sederhana tetap menjadi kunci, mulai dari menjaga kebersihan, pola hidup sehat, etika batuk dan bersin, hingga penggunaan masker di kondisi tertentu. Vaksinasi influenza juga tetap relevan sebagai upaya perlindungan, terutama untuk mengurangi risiko gejala berat," jelasnya.
Baca Juga
LPS Bantu Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako ke Masyarakat di Pinggiran Sleman
Ia mendorong agar pemerintah terus memperkuat komunikasi kepada masyarakat, termasuk penjelasan mengenai perbedaan influenza dengan penyakit lain serta kapan masyarakat perlu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
"Edukasi yang jelas dan konsisten akan membantu masyarakat mengambil langkah tepat, tanpa menimbulkan ketakutan berlebihan. Ini bagian dari upaya perlindungan kesehatan publik yang harus kita jaga bersama," tuturnya.
Ia memastikan, Komisi IX DPR RI akan terus mendukung langkah-langkah kesehatan dalam penguatan surveilans penyakit menular, kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta upaya promotif dan preventif di masyarakat. Ia menekankan bahwa kesehatan publik merupakan tanggung jawab bersama.
"Dengan kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita optimistis situasi ini dapat dikelola dengan baik," katanya.

