BGN: 286 SPPG Dialihfungsikan Jadi Dapur Tanggap Darurat Bencana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan sebanyak 286 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap melayani pengungsi di tiga wilayah terdampak bencana di Sumatera. Dadan mengatakan jumlah pengungsi di tiga wilayah tersebut mencapai 600 ribu.
"Dengan total 286 SPPG dan itu melayani kurang lebih 600 ribu pengungsi di tiga daerah disebut," kata Dadan ditemui seusai menjadi pembicara dalam diskusi di Rapimnas Kadin 2025, Jakarta, Senin (1/12/2026).
Dadan merinci, sebanyak 55 SPPG tidak terkena dampak di Aceh. Kemudian jumlah SPPG yang tidak terkena dampak di Sumatera Utara sebanyak 173, dan jumlah SPPG yang tidak terkena dampak di Sumatera Barat sebanyak 66 dapur.
Baca Juga
Ratusan SPPG di Aceh, Sumut dan Padang Konversi MBG jadi Paket Bantuan Pangan bagi Pengungsi
"Makanya ketika bencana terjadi, Alhamdulillah 286 SPPG siap siaga dan melayani pengungsi di hari-hari pertama," ujarnya.
Dadan menuturkan SPPG tidak hanya bertugas melakukan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) tetapi juga menjadi fasilitas tanggap darurat bencana. Hal tersebut mengingat dapur SPPG memiliki fasilitas lengkap dalam menyediakan makanan.
"Jadi di hari pertama terjadi bencana, infrastruktur yang paling siap SPPG dan di sana kan ada juru masak, ada peralatan, ada pengantaran, dan juga tentu saja ada rantai pasok yang sudah tersedia," ungkapnya.
Dadan mengatakan pengalihfungsian dapur SPPG menjadi fasilitas tanggap darurat bencana juga mendapat dukungan Komisi VIII. Ia menegaskan Pemerintah wajib hadir pada saat terjadi bencana.
"Badan gizi melalui SPPG adalah unsur dan organ pemerintah terdepan. Jadi kami tentu saja memprioritskan yang membutuhkan di saat-saat darurat ya di lapangan," ucapnya.

