Cak Imin Pastikan Pemerintah Siap Hadapi Darurat Bencana
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memastikan pemerintah telah siap untuk menghadapi ancaman darurat bencana, khususnya yang kerap terjadi di penghujung tahun.
Menurutnya Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah koordinasi Kemenko PM telah siap untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari bencana. Secara spesifik, ia menyebut Kemensos telah menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan rehabilitasi.
"Kalau kita menangani bencana pada darurat bencana, Kementerian Sosial recovery rehabilitasi, kita siap. Kementerian Sosial di bawah kami akan siap mengantisipasi bencana," katanya saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga
Cak Imin Serahkan Bantuan Pemberdayaan ke Warga Kabupaten Bandung, Guru Ngaji hingga Ojol
Selain Kemensos, pemerintah melalui Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) disebut Cak Imin telah siap menjadi ujung tombak dalam menghadapi tanggap darurat bencana.
"Ketika tanggap darurat awal, itu ada di BNPB," sebutnya.
Dalam kesempatan terpisah, anggota Komisi VIII DPR Mahdalena mendesak pemerintah bergerak cepat lakukan langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat di sekitar Gunung Semeru yang mengalami erupsi pada Rabu (19/11/2025). Pemerintah harus hadir dan memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.
"Pendirian posko pengungsian dan pemenuhan kebutuhan dasar warga harus dilakukan segera,” kata Mahdalena dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga
Cak Imin: Prabowo Ingin 10.000 Hunian untuk Pekerja Diperbanyak
Politikus PKB itu menilai fenomena erupsi Gunung Semeru memiliki dampak besar. Menurutnya, erupsi bisa berlangsung dalam kurun waktu lama yang membuat masyarakat tidak bisa beraktivitas dengan leluasa.
“Situasi ini harus diantisipasi agar berbagai dampak negatif bencana tidak memunculkan banyak korban jiwa,” ujarnya.
Mahdalena mengingatkan pemerintah untuk melakukan pendataan secara detail terhadap seluruh kawasan terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Mahdalena juga meminta pemerintah menyediakan fasilitas air bersih, kebutuhan pangan, serta layanan darurat lainnya bagi masyarakat terdampak. Tak hanya itu, pemerintah juga diminta mengawasi secara ketat agar masyarakat tidak memasuki zona berbahaya.

