Cak Imin Ungkap Prabowo Akan Bagikan Tanah untuk Petani, Teknisnya Segera Dimatangkan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan menyediakan dan membagikan tanah untuk masyarakat petani. Para petani yang akan mendapat tanah merupakan petani yang masuk desil 1 atau kelompok miskin ekstrem.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
"Termasuk upaya menyediakan tanah untuk masyarakat petani yang desil 1-2," kata Cak Imin.
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Bangun Jalur Kereta di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi
Cak Imin menjelaskan tujuan dari program tersebut. Dikatakan, pemerintah mendorong agar para petani memiliki alat produksi yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Kita akan dorong terbangunnya kepemilikan alat produksi kepada para petani dengan membagikan tanah-tanah untuk masyarakat desil 1," katanya.
Meski demikian, Cak Imin belum membeberkan lebih jauh mengenai teknis pembagian tanah untuk petani tersebut. Hal tersebut, katanya akan segera dibahas dan dimatangkan.
"Teknis segera dimatangkan," katanya.
Selain mengenai pembagian Tanah bagi petani, Cak Imin mengatakan, banyak hal yang dibicarakan dalam ratas hari ini. Pemerintah, katanya, berkomitmen menciptakan penanggulangan kemiskinan yang lebih produktif.
"Artinya apa? Pemberdayaan akan menjadi orientasi penting dalam penanggulangan kemiskinan," ungkapnya.
Baca Juga
Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Bukti Komitmen Prabowo untuk Keadilan Ekonomi
Pemerintah pun mendorong sejumlah program. Selain penyediaan lahan untuk petani, pemerintah akan menerapkan PP Nomor 7 Tahun 2021 yang mewajibkan 30% area dari fasilitas publik digunakan untuk UMKM. Pemerintah juga akan menjalankan Pasal 1001 malam yang memanfaatkan lahan negara tidak terpakai dan memiliki lokasi strategis ke UMKM.
"Supaya ada display dan eksibisi serta pemasaran yang efektif buat UMKM kita," paparnya.

