Prabowo Ibaratkan Kekayaan Negara dengan Darah Manusia: Kalau Bocor Terus Ujungnya Mati
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengibaratkan kekayaan negara dengan darah dalam tubuh manusia. Jika darah terus mengalami kebocoran, manusia akan mati.
Hal itu diungkapkan Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
"Ibarat darah di satu badan kalau darah kita bocor mengalir sekian cc, sekian cc yang di ujungnya badan manusia itu mati," ungkap Prabowo.
Baca Juga
Jokowi dan Prabowo Dikabarkan Hadir di Kongres III Projo di Akhir Pekan
Seperti halnya tubuh manusia, Prabowo mengatakan, kekayaan negara yang terus bocor akan membuat suatu bangsa mengalami kegagalan.
"Suatu negara itu ibaratnya sama dengan badan dan darahnya itu adalah kekayaan darahnya itu adalah sumber daya ujungnya menjadi uang tetapi uang sumbernya itu dari sumber daya. Kalau sumber dayanya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus tahun, bertahun bertahun-tahun, berdekade berdekade sudah pasti saudara-saudara, tidak usah orang pintar, tidak usah S3 untuk di ujungnya kita akan gagal sebagai suatu bangsa," katanya.
Untuk itu, saat menerima tugas sebagai presiden, Prabowo melihat persoalan utama Indonesia adalah kebocoran kekayaan negara. Indonesia, tegasnya, tidak akan menjadi negara maju dan sejahtera jika kebocoran kekayaan negara terus terjadi.
"Karena itu di awal pemerintahan saya, saya berusaha untuk pertama mengerti, mencari, memahami di mana kekayaan kita semuanya, dan saya berusaha mengonsolidasikan ini," tegasnya.
Baca Juga
Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba, Prabowo: Selamatkan Lebih dari 2 Kali Bangsa Indonesia
Kepala Negara pun menegaskan tekadnya untuk memberantas korupsi dan mencegah kebocoran untuk kesejahteraan rakyat. Prabowo juga memerintahkan jajarannya berani memperbaiki sistem yang salah.
"Dan tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintah, tidak boleh ada orang pintar yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat. Karena saya memperhatikan ada, mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk mencuri uang rakyat uang negara ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya," tegasnya.
"Bangsa Indonesia bangsa yang sekarang sangat besar. Semua orang tahu kekayaan kita sekarang. Masalahnya kita harus berani mengelola kekayaan tersebut. Kita tidak boleh takut menegakkan hukum, takut menegakkan kebenaran," kata Prabowo menambahkan.

