Daftar Lengkap Kuota Haji 2026 Sebesar 221.000 Jemaah, Jawa Timur Terbanyak
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Komisi VIII DPR menerima daftar alokasi kuota haji dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026/1447 H, dengan total sebanyak 221.000 jemaah.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Marwan Dasopan dalam kesimpulan rapat panitia kerja (panja) bersama Kemenhaj di gedung parlemen, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
“Kuota haji reguler ditetapkan sebanyak 92% atau 203.320 jemaah, sedangkan kuota haji khusus sebesar 8% atau 17.680 jemaah,” kata Marwan dikutip melalui TV Parlemen, Selasa (28/10/2025).
Dalam paparannya, kuota haji reguler terbagi atas Petugas Haji Daerah (PHD) sebanyak 1.050 petugas dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebanyak 685 pembimbing. Dengan demikian, kuota reguler murni berjumlah 201.585 jemaah.
Baca Juga
Wamenhaj Beberkan Langkah Pemerintah Turunkan Biaya Penerbangan Haji
Pembagian kuota haji reguler dan kuota provinsi dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 13 ayat (2) huruf b Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak memaparkan, alokasi kuota jemaah mencakup 34 provinsi, dengan wilayah Papua digabung menjadi satu, kecuali Papua Barat. Kuota terbesar diberikan kepada Jawa Timur sebanyak 42.409 jemaah, Jawa Tengah 34.122 jemaah, dan Jawa Barat 29.643 jemaah.
“Semua provinsi masa tunggunya sama, yaitu 26 tahun. Tidak ada lagi yang masa tunggunya lebih dari 40 tahun seperti tahun sebelumnya,” tandas Dahnil.
Pemerintah juga mengusulkan total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp 88.409.365. Dari jumlah tersebut, sekitar 62% atau Rp 54,92 juta dibebankan kepada jemaah, sementara 38% atau Rp 33.485.365 ditanggung dari nilai manfaat dana optimalisasi.
Komponen biaya langsung yang ditanggung jemaah meliputi tiket penerbangan pulang-pergi (pp) dari embarkasi ke Arab Saudi sebesar Rp 33,1 juta, akomodasi di Mekkah Rp 14,65 juta, akomodasi di Madinah Rp 3,87 juta, dan biaya hidup (living cost) Rp 3,3 juta.
Baca Juga
Tiga Saham Emiten Haji Isam ARB Enam Hari Beruntun, Market Cap Menguap Rp 148 Triliun
Berikut daftar kuota haji reguler 2026/1447 H:
Aceh: 5.426 jemaah
Sumatra Utara: 5.913 jemaah
Sumatra Barat: 3.928 jemaah
Riau: 4.682 jemaah
Jambi: 3.276 jemaah
Sumatra Selatan: 5.895 jemaah
Bengkulu: 1.354 jemaah
Lampung: 5.827 jemaah
DKI Jakarta: 7.819 jemaah
Jawa Barat: 29.643 jemaah
Jawa Tengah: 34.122 jemaah
D.I. Yogyakarta: 3.748 jemaah
Jawa Timur: 42.409 jemaah
Bali: 698 jemaah
Nusa Tenggara Barat/NTB: 5.798 jemaah
Nusa Tenggar Timur/NTT: 516 jemaah
Kalimantan Barat: 1.858 jemaah
Kalimantan Tengah: 1.559 jemaah
Kalimantan Selatan: 5.187 jemaah
Kalimantan Timur: 3.189 jemaah
Sulawesi Utara: 402 jemaah
Sulawesi Tengah: 1.753 jemaah
Sulawesi Selatan: 9.670 jemaah
Sulawesi Tenggara: 2.063 jemaah
Maluku: 587
Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan: 933 jemaah
Bangka Belitung: 1.077 jemaah
Banten: 9.124 jemaah
Gorontalo: 608 jemaah
Maluku Utara: 785 jemaah
Kep. Riau: 1.085 jemaah
Sulawesi Barat: 1.450 jemaah
Papua Barat dan Papua Barat Daya: 447 jemaah
Kalimantan Utara: 489 jemaah

