Kemekomdigi Targetkan Garuda Spark Cetak 2 Juta Wirausahawan Teknologi Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub, platform nasional yang ditargetkan dapat mencetak 2 juta wirausahawan teknologi baru dari seluruh daerah di Indonesia.
Peluncuran ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat transformasi digital nasional pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
“Semangat dari program ini adalah from spark to impact, dari percikan menjadi dampak. Setiap hub bukan hanya ruang kerja bersama, tetapi juga arena kolaborasi di mana ide berkembang, startup bertemu dengan investor, dan inovasi menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam keterangannya, Jumat (24/10/2025).
Baca Juga
Kemenkomdigi Resmikan Garuda Spark Innovation Hub Kedua di Jakarta
Garuda Spark dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi startup, investor, dan pelaku industri untuk membangun solusi digital yang berdampak. Selain menyediakan coworking space, setiap hub akan menjadi pusat pelatihan, hingga akses pembiayaan bagi wirausahawan teknologi di berbagai sektor.
Hingga kini, dua hub pertama telah beroperasi di Bandung dan Jakarta, sementara dua lokasi lain di Aceh dan Medan akan segera dibuka sebelum akhir tahun. Keempat wilayah tersebut menjadi titik awal pengembangan jaringan Garuda Spark di seluruh Indonesia.
Menurut Meutya, Garuda Spark merupakan tonggak penting dalam visi Presiden Prabowo untuk menjadikan teknologi sebagai kekuatan ekonomi rakyat di daerah.
“Melalui Garuda Spark, kita ingin melahirkan 2 juta wirausahawan teknologi baru yang membangun solusi nyata bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal,” tegasnya.
Garuda Spark juga terhubung dengan Hub.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard, dua inisiatif Kemkomdigi yang menghubungkan startup, investor, dan korporasi global melalui basis data terintegrasi.
“Dashboard ini membuka jalur kolaborasi lintas sektor dan memperkuat visibilitas potensi startup di seluruh negeri,” tambah Meutya.
Baca Juga
Dukung Ekonomi Digital, Kemenkomdigi Resmikan Garuda Spark Innovation Hub di Bandung
Selain mendorong ekosistem startup, Komdigi juga memperkuat transformasi layanan publik melalui program Digital Government Clinic.
“Inovasi tidak boleh berhenti di startup, tetapi juga harus hidup di dalam birokrasi. Melalui Digital Government Clinic, kami menghadirkan layanan publik yang lebih baik bagi setiap warga,” kata Meutya.

