RS Hasyim Asy’ari Dompet Dhuafa Raih Penghargaan ‘Seva Paramahita’ dari BPJS Kesehatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Rumah Sakit Hasyim Asy’ari (RSHA) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur meraih penghargaan “Seva Paramahita” dari BPJS Kesehatan. Dengan penghargaan itu, RSHA dinobatkan sebagai Peringkat Pertama RS Kelas D Berkomitmen Terbaik dalam pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
RSHA merupakan rumah sakit berbasis wakaf yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Penghargaan tersebut diterima langsung Direktur RSHA, dr Aria Dewanggana dalam rangkaian ajang Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan 2025 yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BPJS Kesehatan.
Penghargaan yang diterima RSHA mengusung semangat Seva Paramahita sebagai landasan nilai yang dipakai BPJS Kesehatan dalam memberikan apresiasi kepada faskes terbaik pada 2025.
Baca Juga
PLN Nusantara Power dan Dompet Dhuafa Sukses Kembangkan Kopi Letta
Seva dimaknai sebagai pelayanan kepada sesama dengan tulus sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan. Sedangkan Paramahita berarti kualitas luhur atau kesempurnaan yang menjadi jalan menuju kebaikan.
Filosofi ini sangat selaras dengan visi RS Hasyim Asy’ari sebagai RS wakaf yang fokus melayani kaum duafa (kurang mampu) di Jombang dan sekitarnya, selain melayani peserta JKN dan pasien umum.
Dengan mengusung filosofi Seva Paramahita, BPJS Kesehatan berharap seluruh faskes terus menumbuhkan semangat pelayanan yang penuh integritas, empati, dan profesionalitas demi kebaikan bersama.
Keberhasilan RSHA meraih peringkat tertinggi kategori RS kelas D dinilai menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan tulus (Seva) mampu menghadirkan kualitas layanan luhur (Paramahita).
Buah Dedikasi dan Keikhlasan
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini atas nama keluarga besar Dompet Dhuafa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas penghargaan yang diberikan kepada RSHA Jombang sebagai “Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Terbaik dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2025”.
“Penghargaan ini bukan semata prestasi lembaga, melainkan buah dari kerja keras, dedikasi, dan keikhlasan seluruh tim RSHA yang terus menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” kata Ahmad Juwaini dalam ieterangan resmi yang diterima investortrust.id, Sabtu (11/10/2025).
Baca Juga
Dari Gaza hingga Bali, Solusi Bangun (SCMB) dan Dompet Dhuafa Konsisten Peduli Sesama
Dompet Dhuafa berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya BPJS Kesehatan dan para pemangku kepentingan lain yang telah memberikan kepercayaan dan apresiasi tinggi kepada RSHA.
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh entitas dalam jaringan Dompet Dhuafa, untuk terus menebar nilai-nilai kebaikan, meneguhkan komitmen dalam pelayanan umat, dan memperluas kebermanfaatan di bidang kesehatan,” ujar Juwaini.
Ahmad Juwaini berharap RSHA menjadi rumah sehat yang menebar kasih, merawat dengan empati, dan berkhidmat untuk kemanusiaan.
Dia menambahkan, ajang ini menjadi momentum bagi BPJS Kesehatan dan mitra faskes, termasuk RSHA, untuk memperkuat komitmen dan mutu layanan agar peserta JKN dapat merasakan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara tanpa diskriminasi.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk mendukung keberhasilan Program JKN.
“Program JKN adalah milik kita bersama. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Program JKN akan terus menjadi harapan seluruh masyarakat dalam menjamin layanan kesehatan. Selain itu, hadirnya Program JKN sekaligus wujud nyata hadirnya negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Ghufron.
Baca Juga
RSHA resmi beroperasional sejak awal 2023. RSHA didirikan atas inisiasi almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), sebagai Pengasuh Pesantren Tebuireng, yang terinspirasi oleh Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa di Bogor. RSHA memiliki misi utama memberikan pelayanan kesehatan yang terpadu, modern, bernuansa Islami, serta berfokus membantu kesehatan kaum duafa (kurang mampu).
RSHA melayani pasien umum, peserta BPJS Kesehatan/JKN-KIS (sebagai faskes rujukan tingkat lanjutan), pasien BPJS Ketenagakerjaan, serta pasien duafa melalui program jaminan Dompet Dhuafa. Keberhasilan RSHA membuktikan bahwa faskes berbasis filantropi pun mampu bersaing dan unggul dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN dan pasien umum.
Adapun Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum duafa melalui pendekatan budaya, welas asih (filantropis), dan wirausaha sosial.
Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.
Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) serta memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah, dan ketentuan-ketentuan lainnya.

