Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Hari Ini, Wamendagri Jadi Ketua Komite Percepatan Pembangunan Papua
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (8/10/2025). Berdasarkan informasi, salah satu pejabat yang akan dilantik Prabowo adalah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk.
Ribka dikabarkan akan dilantik sebagai ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua.
Ribka tampak sudah tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Dengan mengenakan kebaya biru, Ribka mengakui akan dilantik sebagai Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua.
"(Akan dilantik jadi) Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, tapi saya tidak mendahului, belum ada, nanti masalah nomenklatur nanti setelah Bapak Presiden membacakan," ujar Ribka.
Baca Juga
Wujud Transformasi Pendidikan Era Prabowo, Sekolah Garuda Diperkenalkan Serentak di 16 Titik
Ribka masih belum dapat berbicara banyak mengenai Komite Eksekutif Percepatan Papua. Ribka juga belum mengetahui sosok yang akan menggantikannya sebagai wamendagri.
Ribka mengaku baru dihubungi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Selasa (7/10/2025) kemarin. Untuk itu, Ribka belum mengetahui secara pasti mengenai tugas yang akan diembannya.
"Kami diberitahukan, baru diberitahukan kemarin ya. Kemarin sore. Oleh Seskab. Jadi kita sama-sama menunggu sebentar siapa-siapa kemudian tugasnya seperti apa yang akan diberikan Bapak Presiden," katanya.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Serius Basmi Penyelundupan dan Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu
Selain Ribka, Prabowo juga dikabarkan akan melantik 10 duta besar, gubernur, dan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030. Diketahui rapat paripurna DPR telah mengesahkan Dewan Komisioner LPS.
Anggito Abimanyu terpilih sebagai ketua Dewan Komisioner LPS. Selanjutnya, Farid Azhar Nasution sebagai wakil ketua DK LPS, Doddy Zulverdi sebagai anggota DK LPS bidang program penjaminan dan resolusi bank, dan Ferdinan Dwikoraja Purba sebagai anggota DK LPS bidang program penjaminan polis.

