77,2% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi, Ternyata Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei yang bertajuk "Persepsi Publik atas Penegakan Hukum, Sengeketa di MK dan Isu-isu Terkini Pasca-Pilpres" pada hari ini, Minggu (21/4/2024).
Dalam survei yang dilakukan pada 4 hingga 5 April 2024 tersebut, mayoritas masyarakat atau 77,2% responden mengaku puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil survei itu Indikator Politik itu hanya selisih 0,5% dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis beberapa waktu lalu.
"Approval ratings presiden by phone, atau data tren surveo itu di survei terakhir kami di awal April, itu sekitar 77,2%. Beda 0,5 dibanding survei LSI yang kemarin dirilis minggu lalu, LSI 76,5% beda tipis sama LSI dalam margin of error," ujar Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparan rilis temuan survei nasional yang digelar secara virtual, Minggu (21/4/2024).
Baca Juga
Burhanuddin membeberkan beberapa alasan masyarakat puas dengan kinerja Jokowi dalam survei yang dilakukan pasca-Pilpres 2024. Sebanyak 31,4% responden puas dengan kinerja Jokowi karena memberi bantuan kepada rakyat kecil, kinerjanya sudah bagus (25,2%), dan membangun infrastruktur (20,6%). Selain itu, Jokowi dinilai merakyat (11,3%), baik (3,2%), pendapatan merata (1,2%), dan lainnya.
Sementara itu, kata Burhanuddin, sebanyak 22% mangaku mengaku merasa tidak puas dengan kinerja Jokowi. Beberapa penyebabnya, harga bahan pokok yang meningkat dan bantuan yang tidak merata.
"Mungkin mereka enggak dapat bansos, marah gitu ya," ungkapnya.
Meski demikian, Burhanuddin membeberkan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi ini merupakan sebuah pencapaian. Hal ini mengingat beragam terpaan isu baik politik hingga ekonomi.
"77,2% ini bukan angka yang kecil ya. Di tengah banyak isu mulai dari isu ekonomi termasuk isu politik karena berpisah jalannya antara PDI Perjuangan dengan Jokowi, approval Jokowi masih dia atas 77%, merupakan satu angka yang cukup besar. Meskipun, belum sepulih seperti sebelum pilpres, tetapi setidaknya tidak turun lagi," imbuhnya.
Sebagai informasi, survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 4-5 April 2024. Responden survei mencapai 1.201 orang yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.
Penarikan sampel dilakukan dengan metode random digit dialing (RDD) dan wawancara dilakukan melalui telepon. Margin of error survei diperkirakan sekitar lebih kurang 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi random sampling.

