Universitas Paramadina Wajibkan Mata Kuliah Antikorupsi Dianggap Sinyal Pentingnya Nilai Integritas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Akademisi sekaligus Tokoh Nasional, Anies Baswedan, membeberkan bagaimana Universitas Paramadina menjadi kampus pertama yang mewajibkan mata kuliah antikorupsi. Ia meyakini hal ini menjadi contoh positif bagaimana peran kampus dapat memperkuat nilai integritas bagi kalangan generasi muda.
"Dengan mata kuliah antikorupsi sebagai mata kuliah wajib, harapannya mengirim pesan bahwa salah satu nilai yang harus ditumbuhkuatkan di dunia pendidikan adalah nilai integritas," kata Anies ditemui usai menghadiri peresmian gedung Universitas Paramadina Kampus Cipayung di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Menurut Anies, penerapan mata kuliah antikorupsi diharapkan dapat membuat mahasiswa melewati proses pendidikan yang mumpuni untuk menjadi sosok berintegrias di kemudian hari.
Mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengungkap, saat ini dunia pendidikan dalam negeri memiliki segudang pekerjaan rumah (PR) yang mestinya harus diselesaikan. Ia menyebut, salah satu PR besar yang menghantui adalah bagaimana masifnya perilaku korupsi akibat dari minimnya penerapan nilai integritas.
Baca Juga
Cerita Petinggi Djarum hingga Bos GoTo, 'Keroyokan' Bangun Kampus Paramadina
"Jadi diperbaikinya dengan cara menumbuhkan integritas di masa pendidikan, termasuk universitas," ujarnya.
Sementara itu, ketika disinggung apakah kehadirannya kembali ke Universitas Paramadina bakal diikuti dengan rencana mengajar di kampus tersebut, Anies membantahnya. Ia menyebut kedatangannya untuk memenuhi undangan dari Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, terkait dengan peresmian gedung baru.
"Bukan (mengajar), ini kan datang peresmian," jawab Anies.
Adapun sejak mengikuti kontestasi sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 lalu, Anies praktis telah menanggalkan pekerjaannya sebagai pejabat publik. Dihimpun dari Linkedin pribadinya, Anies kini aktif sebagai pendiri dari gerakan sosial bernama Aksi Bersama.

