Prabowo Bentuk Tim Khusus Bentuk Kajian dan Regulasi Kampung Haji
Poin Penting
|
JEDDAH, investortrust.id - Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi telah membahas pembangunan Kampung Haji. Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Mochamad Irfan Yusuf mengatakan bahwa pembahasan mengenai Kampung Haji sudah dilakukan dalam pertemuan dengan pihak Saudi.
“Terkait rencana pembangunan Kampung Haji. Beliau menyampaikan bahwa akan dibentuk tim untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan kerja sama antara pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia,” kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (4/7/2025).
Sementara itu Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa pembentukan tim kajian bersama menjadi langkah awal untuk merumuskan model kerja sama teknis dan aspek regulasi yang diperlukan. Nasaruddin mengatakan sesuai dengan arahan Presiden, Kementerian Agama telah bekerja sama dengan BPH (Badan Pengelola Haji) untuk segera menindaklanjuti penyusunan undang-undang yang akan mengatur hal tersebut.
Baca Juga
Sedangkan Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan selain Kampung Haji, pertemuan bilateral juga membahas berbagai aspek kerja sama lain, mulai dari percepatan perjanjian perdagangan bebas hingga rencana investasi strategis di bidang energi. Ia optimistis Kampung Haji dapat diwujudkan di era Presiden Prabowo.
“Selama ini kerja sama kita lebih banyak berkisar pada urusan umrah, haji, dan tenaga kerja. Namun ke depan, mereka ingin memperluas kerja sama tersebut ke sektor yang lebih luas," ungkapnya.
Baca Juga
418 Jemaah Haji Wafat, Kemenkes Minta Istitha’ah Kesehatan Diperketat
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan perlunya solusi untuk sejumlah hambatan teknis yang selama ini menghambat ekspor produk Indonesia ke pasar Arab Saudi. “Maka tadi diminta agar Putra Mahkota turun tangan langsung agar proses ini bisa segera diselesaikan, karena beliau memiliki wewenang di atas,” ujarnya.

