Kelanjutan Keterlibatan JICA di IKN Masih Menunggu Arahan Pemerintah Presiden Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Japan International Cooperation Agency (JICA) mengungkapkan dukungannya terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Pihaknya juga memastikan tetap menunggu arahan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait keterlibatan JICA di IKN.
Presiden JICA Tanaka Akihiko mengatakan, ia ingin mengetahui terlebih dahulu proyek-proyek strategis yang akan dilakukan pada pemerintahan Prabowo selama 5 tahun ke depan. Dengan begitu, JICA akan memberikan dukungannya, khususnya IKN yang menjadi masa depan bagi Indonesia.
“Jadi kami ingin mengetahui prioritas pemerintahan baru, dan setelah itu akan terjadi proyek-proyek yang lain,” ucap Tanaka menjawab pertanyaan dari Investortrust di sela jamuan makan siang bersama pemimpin redaksi media massa nasional di Tokyo, Jepang, Rabu (16/4/2025).
Meski masih menunggu arahan dari pemerintahan Prabowo Subianto, Tanaka menceritakan bahwa JICA sebelumnya sudah menunjukan komitmennya terhadap pembangunan IKN pada pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi Widodo (Jokowi) saat menjabat sebagai presiden.
Baca Juga
Presiden JICA Tegaskan Dukungannya ke Sektor Kesehatan, Pendidikan, dan SDM Indonesia
Pada kesempatan itu, JICA telah memutuskan untuk mengirimkan sejumlah tenaga ahli dari pihannya untuk melakukan penelitian maupun survei. Dukungan yang dilakukan tersebut pun menurutnya sejalan dengan pemerintahan Indonesia, yakni dikolaborasikan dengan konsep Public Private Partnership.
“Sebenarnya kami sendiri sudah sejak awal pada saat pemerintahan Pak Jokowi mengumumkan bahwa IKN ini ada aktivitas, kami sudah mengirimkin tim survei, dan sudah ada hasil laporannya juga. Tentu apa yang sudah disupport akan dilanjutkan,” terang Tanaka.
Maka dari itu, JICA masih menunggu arahan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait kelanjutan kolaborasi antara Indonesia dengan Jepang dalam hal mengembangkan IKN. Menurutnya, hal yang paling penting adalah bagaimana pihak Jepang bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Indonesia terkait proyek-proyek apa saja yang bisa dibangun bersama-sama di IKN.
“Dan seperti yang saya sampaikan tadi, konsultasi sangat penting. Kami akan berkonsultasi kembali, apa yang akan kami gantikan secara detail akan bisa diberikan oleh proyek-proyek JICA di Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga
Tak Hanya MRT, JICA Berkomitmen Dukung Berbagai Proyek Infrastruktur Strategis di Indonesia
Kendati demikian, Tanaka memaparkan bahwa JICA sempat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada Desember 2024 lalu. Dalam pertemuan tersebut, ia mengungkapkan, Kepala Negara itu tidak menyinggung mengenai IKN, melainkan membahas mengenai sektor perikanan hingga kesehatan.
“Tapi secara jujur, pada saat kunjungan kami bersama delegasi di akhir penghujung 2024, Pak Prabowo malah tidak menyinggung mengenai IKN. Pada saat itu, yang dia singgung adalah mengenai perikanan, kemudian kesehatan,” papar Tanaka.

