Pemerintah Perlu Waspadai Perkembangan Terorisme Global
JAKARTA, Investortrust.id - Center for Strategic and International Studies (CSIS) bersama dengan Institute for Economics and Peace (IEP) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar diskusi bertajuk "Indeks Terorisme Global 2025: Finding and Lessons Learned for Indonesia", di Jakarta, Kamis (10/4/2025). CSIS mengingatkan pemerintah untuk terus mewaspadai perkembangan terorisme global.
"Kita memang mengalami penurunan dalam terorisme, tapi seperti yang disebutkan tadi bahwa ada berbagai faktor-faktor di belakang terorisme itu yang mungkin bisa menyebabkan kenaikan lagi di dalam terorisme, insiden terorisme di tingkatan dunia," kata Direktur Eksekutif CSIS Yose Rizal Damuri kepada Investortrust.id, Kamis (10/4/2025).
Menurutnya peristiwa terorisme di dunia dinilai akan berdampak pada Indonesia. Secara langsung misalnya organisasi teroris akan membuka cabang di Indonesia, atau secara tidak langsung turut memberikan inspirasi terhadap berbagai gerakan-gerakan terorisme tersebut. Yose menilai isu terorisme menjadi semakin penting mengingat potensi risikonya terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
"Ini juga merupakan tantangan yang harus dipahami, intinya karena motivasi di balik banyaknya tindakan teroris, khususnya di Indonesia, sering kali berakar pada faktor ideologis," ucapnya.
Kemudian dalam sambutannya Yose menambahkan bahwa beberapa kelompok teroris telah memperluas jaringan mereka secara cepat di era digital saat ini. Di tengah globalisasi saat ini pemerintah juga dinilai akan semakin sulit untuk menghadapi meningkatnya jumlah serangan teror dan perluasan jaringan ini.
"Baru-baru ini, keputusan pemerintah Indonesia untuk membubarkan kelompok teroris tertentu yang beroperasi di dalam negeri telah memicu beberapa perdebatan. Ada berbagai pendapat tentang apakah tindakan ini akan mengurangi terorisme, atau bahkan mungkin memicu perlawanan lebih lanjut dari mereka yang berafiliasi dengan kelompok ini," ujarnya.
Oleh karena itu CSIS berharap melalui diskusi tersebut, pemerintah menjadi lebih menyadari tentang tren terorisme di dunia maupun Indonesia. Selain itu pemerintah diharapkan mempunyai beberapa rekomendasi yang bisa dituangkan sebagai kebijakan.
"Saya sangat berharap bahwa diskusi hari ini akan membantu kita lebih memahami implikasi Indeks Terorisme Global dalam laporan ini, dan mungkin juga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan respons yang relevan yang dapat diadopsi Indonesia untuk menghadapi ancaman terorisme global," tuturnya. (C-14)

