Menteri UMKM Sebut Jumlah Pemudik di Lebaran 2025 Turun Bukan Karena Daya Beli Melemah
TANGERANG SELATAN, investortrust.id - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merespons perihal tren penurunan jumlah pemudik pada Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan, ada beragam faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan peserta mudik di Lebaran 2025. Menurut Maman, tren penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025 bukan karena penurunan daya beli, tetapi karena adanya perubahan dari segi budaya atau kultur.
Pernyataan ini disampaikan Maman saat ditemui disela-sela open house atau gelar griya di kediamannya, Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (2/4/2025).
"Sekarang ini sudah mulai banyak juga yang tidak mudik nih. Artinya bukan karena tidak kemampuan daya beli. Tapi sudah mulai berubah kultur," ujar Maman.
Maman menjelaskan, sebelumnya masyarakat cenderung memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halamannya masing-masing. Namun, saat ini semakin banyak masyarakat yang memutuskan untuk merayakan di tempat tinggal masing-masing.
"Jadi yang tadinya mungkin mereka memilih untuk Lebaran di kampung. Akhirnya lebih banyak lebih banyak Lebaran ini tempat mereka masing-masing. Jadi banyak faktor kalau kita mau melihat itu," ungkap Maman.
Lebih lanjut, Maman menyebut, meskipun terdapat perubahan dalam kebiasaan mudik, ia menekankan bahwa secara keseluruhan kondisi ekonomi Indonesia masih dalam keadaan baik.
"Jadi saya pikir tetapi dalam secara keseluruhan sih secara fundamental ekonomi kita masih oke," katanya.
Sebagai tambahan informasi, Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) telah melakukan survei terkait potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun 2025.
Bekerja sama dengan Litbang Kompas, hasil survei menyebutkan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 146,48 juta jiwa atau setara 52% dari total penduduk Indonesia. Adapun angka tersebut turun 24% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan hasil survei ini telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan sudah diinformasikan pula kepada stakeholder terkait, mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Kepolisian RI, BUMN, hingga pihak swasta.
“Menyikapi munculnya angka tersebut, kami telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari menteri-menteri, kepala daerah, pimpinan BUMN, hingga pihak swasta. Langkah ini kami lakukan jauh-jauh hari guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan selamat, nyaman, dan lancar,” ujar Menhub Dudy pada saat melakukan Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (14/3/2025).

