Soal Pengangkatan CASN, Prabowo: Lagi Diurus Semuanya
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto merespons mengenai polemik penundaan pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN). Diketahui, pengangkatan CASN diundur hingga 1 Oktober 2025 mendatang.
Prabowo mengatakan pemerintah saat ini sedang bekerja dan mengurus mengenai pengangkatan CASN.
Baca Juga
Prabowo Bakal Bangun Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil: Kalau Keluar Ketemu Hiu
"Ya, lagi diurus semuanya," kata Prabowo di kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyebutkan sudah ada solusi terkait polemik pengangkatan CASN. Namun, Gibran menyebut Presiden Prabowo Subianto dan kementerian terkait yang akan menyampaikan keterangan terkait mengenai pengangkatan CASN.
“Nanti Pak Presiden (Prabowo) dan kementerian terkait yang yang akan meng-update," ujar Gibran.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai penundaan pengangkatan CASN.
"Sudah dilaporkan ke Presiden," kata Rini di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Rini menyatakan Presiden Prabowo akan mengeluarkan instruksi presiden mengenai pengangkatan CASN tersebut.
"Sudah dilaporkan nanti akan ada instruksi presiden ya," kata dia.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerbitkan surat edaran Nomor 02/PANPEL.BKN/CPNS/IX/2024 mengenai Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) atau pengangkatan CASN. Surat ini memuat pengangkatan CPNS yang seharusnya pada 22 Februari 2025 hingga 23 Maret 2025 dan PPPK seharusnya pada Februari 2025 hingga Juli 2025.
Baca Juga
Ombudsman Nilai Penundaan Pengangkatan CASN Bakal Ganggu Pelayanan Publik
Namun, jadwal itu berubah. Menurut Menteri Rini Widyantini pengangkatan CPNS secara serentak akan terjadi pada 1 Oktober 2025 dan PPPK pada 1 Maret 2026.
“Kami menyadari penyelesaian pengangkatan serentak ini memerlukan waktu karena harus dilakukan secara cermat dan hati-hati,” kata Rini.

