Komdigi Gandeng Gojek untuk Perangi Judol
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Gojek meluncurkan kampanye nasional #JudiPastiRugi. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan dampak negatif judi online (judol) yang makin meresahkan masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan judol bukan sekadar permainan, tetapi ancaman bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kampanye ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga menghancurkan keluarga dan mengganggu stabilitas ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/3/2025).
Baca Juga
Data Kemenkomdigi menunjukkan lebih dari 8 juta warga Indonesia telah terjerat judol. Dari angka itu, 80% di antaranya berasal dari kelompok menengah ke bawah. Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar 80.000 anak telah menjadi pelaku judol, menandakan betapa seriusnya permasalahan ini.
Melalui kerja sama dengan Gojek, kampanye ini diharapkan akan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda, agar mereka lebih sadar akan bahaya judol dan memilih aktivitas yang lebih produktif.
Sebagai bagian dari kampanye, nantinya pesan edukatif akan disebarluaskan melalui media digital dan sosial, sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya melindungi masa depan keluarga dari dampak judol.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dan kebijakan publik dapat berjalan beriringan untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik," tutup Meutya.
Baca Juga
Kemenkomdigi Tangani 1,3 Juta Konten Negatif, Didominasi Judi Online
Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, kampanye ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menekan angka perjudian daring dan menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat. (C-13)

