Komisi II DPR Bantah Pengangkatan CASN Ditunda Akibat Efisiensi Anggaran
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse membantah penundaan pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) akibat efisiensi anggaran. Politikus Partai Golkar itu menegaskan anggaran di tingkat pusat sampai daerah untuk mengangkat dan menggaji CASN masih ada.
“Ada, ada. Instansi dan daerah itu ada yang sudah menyiapkan, karena ini kan anggaran 2025 yang diketok 2024,” kata Zulfikar, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Baca Juga
Kemenpan RB Beri Jalur Khusus Putra-Putri Asal Kalimantan untuk CASN Agustus 2024
Zulfikar menyerahkan keputusan pengangkatan CASN ke pemerintah daerah. Proses pengangkatan tersebut dapat dilakukan secara bertahap.
“Kalau memang sudah siap instansi tersebut atau daerah tersebut, sudah selesai pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan nomor induk pegawai negeri sipil (NIP)-nya, sudah ada peraturan teknis dari BKN-nya, oh sudah angkat saja,” kata dia.
Zulfikar juga membuktikan penundaan pengangkatan CASN bukan karena pemangkasan anggaran. Dikatakan, terdapat pemda yang sudah melakukan pengangkatan CASN.
“Tidak semua tidak ada (anggaran), ada yang ada (anggaran). Pariaman sudah (pengangkatan)” ujar dia.
Sementara itu, di tingkat kementerian/lembaga (K/L), Zulfikar membantah penundaan pengangkatan CASN karena ada masalah efisiensi. Menurutnya, efisiensi anggaran tak menyasar belanja pegawai.
“Belanja pegawai kan enggak termasuk yang diefisiensi,” kata dia.
Baca Juga
Kementerian PANRB Siapkan 100.000 CASN Bertalenta Digital di IKN
Zulfikar mengatakan para CASN yang belum dilantik diharapkan untuk tetap berkomitmen untuk bekerja kepada pemerintah. Pemerintah akan memberikan gaji hingga mendapatkan kepastian pengangkatan.
“Mudah-mudahan Kementerian PANRB dan BKN mau mendengar ya, mau mendengar untuk memberi ruang bagi pengangkatan secara bertahap,” ucap dia.

