UE Ajak Kadin Kembangkan Teknologi Digital dan Pendidikan Vokasi di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Uni Eropa (UE) mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkolaborasi untuk mengembangkan teknologi digital dan pendidikan vokasi di Indonesia.
“UE siap membantu transformasi digital di Indonesia, khususnya di sektor pendidikan,” tutur Chairman European Union (EU)-ASEAN Business Council, Jens Ruebbert usai menggelar audiensi dengan para pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia, Bernardino M Vega di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Baca Juga
Gandeng Kadin, UE Ingin Tingkatkan Investasi di Sektor Kesehatan, Logistik, dan Teknologi Hijau
Menurut Ruebbert, UE ingin menjalin kerja sama lebih erat di bidang pendidikan vokasi (vocational training) untuk meningatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Berdasarkan laporan Bank Dunia, sekitar 58% tenaga kerja Indonesia belum memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri modern. Itu sebabnya, UE ingin mengadopsi program pelatihan keterampilan yang telah sukses diterapkan negara-negara Eropa ke Indonesia.
“Kami ingin membantu meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Indonesia agar tenaga kerja di sini lebih siap menghadapi tantangan industri global,” tegas dia.
Baca Juga
Uni Eropa Sesalkan Keputusan AS Menarik Diri dari Paris Agreement
Jens Ruebbert menambahkan, negosiasi terkait Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara UE dan Indonesia menjadi salah satu agenda utama diskusi tersebut.
“Jika CEPA tercapai, arus investasi dan perdagangan UE ke Indonesia, atau sebaliknya, akan semakin mudah, termasuk di sektor teknologi dan pendidikan,” ujar dia.
Dengan dukungan UE dalam digitalisasi dan pendidikan vokasi, kata Ruebbert, Indonesia berpotensi menjadi pusat teknologi dan pengembangan keterampilan di Asia Tenggara. Program ini membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di kancah global. (C-13)

