Prabowo Batal Resmikan Kuil Hindu Murugan Jakarta, Hashim: Alasan Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana), Hashim Djodjohadikusumo menginformasikan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri peresmian Jakarta Murugan Temple (Kuil Murugan Jakarta) karena alasan kesehatan.
"Sampai beberapa jam lalu Bapak Presiden Prabowo Subianto berencana hadir. Tapi karena kesehatan beliau harus dijaga baik-baik, kami semua putuskan agar beliau tidak hadir," tutur Hashim di Kuil Murugan Jakarta, kawasan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta, Barat, Minggu (2/2/2025).
Baca Juga
Adik kandung Presiden Prabowo itu mengungkapkan, meski tak hadir secara fisik, Presiden Prabowo Subianto tak lupa mengirimkan salam kepada semua masyarakat Hindu yang hadir pada acara peresmian kuil tersebut.
"Beliau (Prabowo) kirim salam kepada semuanya, terutama kepada masyarakat Hindu India dan Hindu umumnya atas peristiwa peresmian temple yang luar biasa ini. Bapak Presiden juga menilai hubungan antara umat Hindu Indonesia dan India terjalin sangat baik," terang Hashim.
Permintaan maaf mengenai pembatalan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada peresmian Kuil Murugan Jakarta disampaikan Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar selaku wakil pemerintah.
“Tentu saja kami sekali lagi mohon maaf dan Bapak Presiden yang tercinta meminta maaf kepada kita semua. Sesungguhnya dari awal beliau sudah menjadwalkan hadir, tapi karena satu dan lain hal ya minta maaf. Beliau minta saya sekaligus untuk mewakili beliau dalam acara yang sangat penting ini,” papar Menag.
Baca Juga
Sebut Prabowo 'My Brother', PM Modi: Kedekatan Kami seperti Hubungan Indonesia dengan India
Presiden Prabowo menunjuk Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar untuk meresmikan kuil tersebut. Perdana Menteri (PM) India, Narendra Damodardas Modi turut memberikan pidato secara daring pada peresmian Kuil Murugan Jakarta.
Peresmian Kuil Murugan Jakarta yang juga dikenal sebagai Shri Sanathana Dharma Aalayam dihadiri sekitar 2.000 umat Hindu dari 15 negara. "Perkiraan 1.500 sampai 2.000 orang yang datang hari ini dari pagi sampai malam. Mereka datang dan pergi, ada juga yang stay sampai acara selesai," tutur Sekretaris Umum Sanathana Dharma Aalayam, Manivasugen kepada investortrust.id di lokasi.

