Menag: Peresmian Kuil Murugan Jakarta adalah Perwujudan Konstitusi
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menegaskan, peresmian Kuil Murugan Jakarta (Jakarta Murugan Temple) yang juga dikenal sebagai Shri Sanathana Dharma Aalayam bukan sekadar peresmian fisik sebuah tempat ibadah. Momen itu juga sebagai perwujudan hak asasi manusia (HAM) dalam menjalankan kebebasan beragama.
Pengurus Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) berfoto bersama Ketua Dewan Penasehat Gema Sadhana Hashim Djojohadikusumo dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty (keempat dari kiri), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Luar Negeri Sugiono, Hashim Djojohadikusumo, Menteri Agama Nasarudin Umar, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Pengusaha Aburizal Bakrie, Managing Trustee Jakarta Murugan Temple Dr. A.S. Kobalen M. Phil, Wakil Menteri Desa PDT Riza Patria (depan, kedua dari kanan) usai peresmian Kuil Hindu Terbesar dan Terindah di Asia Tenggara, Kuil Shri Sanathana Dharma Aalayam atau Jakarta Murugan Temple di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu, (2/2/2025). Foto: Investortrust/Primus Dorimulu
“HAM dalam kebebasan beragama adalah pilar utama demokrasi. Setiap individu memiliki hak yang sama untuk menjalankan keyakinannya, tanpa tekanan atau diskriminasi,” ujar Menag Nasaruddin saat berpidato mewakili Presiden Prabowo Subianto pada peresmian Kuil Murugan Jakarta di kawasan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta, Minggu (2/2/2025).
Baca Juga
Kuil Murugan Jakarta Jadi Simbol Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Menurut Menag, sebagai negara yang belandaskan Pancasila, Indonesia menghormati dan melindungi keberagamaan kepercayaan di masyarakat. “Tempat ibadah adalah salah satu bentuk konkret jaminan tersebut,” tutur dia.
Nasaruddin Umar menjelaskan, negara memastikan setiap individu beragama memiliki ruang yang layak untuk beribadah sesuai keyakinannya. “Dalam agama Hindu, membangun tempat ibadah itu adalah kewajiban suci yang menjadi bagian tak terpisahkan dari dharma dalam mendukung keharmonisan spiritual dan sosial,” ucap dia.
Pemerintah, kata Menag Nasaruddin, berkomitmen mendukung dan mengimplementasikan Asta Cita yang menjadi visi besar pemerintah Prabowo, di antaranya memperkokoh ideologi Pancasila serta menjunjung tinggi demokrasi dan HAM.
“Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, keberagaman agama dan kepercayaan menjadi kekuatan utama dalam membangun persatuan dan harmonisan,” tandas dia.
Baca Juga
Sebut Prabowo 'My Brother', PM Modi: Kedekatan Kami seperti Hubungan Indonesia dengan India
Menag berharap Kuil Murugan Jakarta yang sangat megah dan estetis, mampu mengangkat citra bangsa Indonesia. “Bangunan yang sangat megah, sangat India ini mudah-mudahan nanti mengangkat citra bangsa Indonesia,” tegas dia.
Nasaruddin menambahkan, Kuil Murugan Jakarta dapat menjadi pusat spiritual pendidikan agama dan penguatan nilai-nilai luhur Hindu. “Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, marilah kita terus menjaga harmonisan dan toleransi antarumat beragama demi menunjukkan masyarakat yang adil makmur dan berkeadaban,” papar Mendag.

