Hore! Erick Thohir Pastikan BUMN Bakal Sediakan Mudik Gratis Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan kementeriannya bersama perusahaan pelat merah di sektor transportasi dan logistik bakal menyediakan layanan mudik gratis bagi masyarakat menyambut lebaran tahun 2025 ini. Menurutnya mudik gratis tidak hanya menjadi program situasional, melainkan kegiatan rutin yang akan diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.
"Pasti kita adakan (mudik gratis), tapi tentu kita juga akan coba hitung lagi seperti apa jumlah kendaraan yang dibutuhkan, titiknya di mana, penyerapan penumpang seperti apa, kita akan melakukan itu," katanya dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Meski demikian Erick belum dapat memastikan berapa banyak kuota penumpang yang bakal diserap oleh layanan mudik gratis oleh Kementerian BUMN tahun ini. Namun ia tidak menampik adanya potensi kenaikan kuota pemudik dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.
"Kalau melihat dari tren penumpang kereta api (contohnya), saya rasa positif ya," sebutnya.
Baca Juga
Menhub Klaim 90% Masyarakat Puas terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2024
Erick menjelaskan pemerintah berkeinginan untuk mendorong para pemudik yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi untuk dapat berpindah ke transportasi publik. Melalui mudik gratis ia berharap para pemudik dapat memanfaatkan transportasi publik seperti bus, kereta api hingga kapal laut.
"Ini yang tadi kenapa data daripada kereta api ini mengembirakan bahwa ada sepertinya perubahan pola penumpang, dan kalau kereta api kan tidak ada masalah, artinya apa? Kita tinggal menambah gerbongnya. Nah hal ini yang kita coba antisipasi," jelasnya.
Sementara itu dilansir dari laman Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan, mudik gratis bersama BUMN tercatat menyerap lebih dari 90.000 pemudik dengan melibatkan 88 perusahaan BUMN. Peserta mudik gratis bersama BUMN ini memiliki tujuan beragam, diantaranya sebanyak 30.000 peserta ke Jawa Timur, 25.000 peserta menuju Jawa Tengah, lebih dari 1.000 peserta ke Jawa Barat dan lebih dari 5.000 peserta ke wilayah Sumatera.

