Mendiktisaintek Minta Perguruan Tinggi Stop Buka Fakultas Kedokteran
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro meminta perguruan tinggi untuk berhenti membuka fakultas kedokteran (FK) baru. Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah kehadiran dokter, bukan fakultas kedokteran.
"Kalau mau membuka FK itu kita sementara batasi dulu. Kan butuhnya dokter, bukan butuhnya FK," kata Satryo saat ditemui seusai menghadiri rapat koordinasi khusus di kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Jakarta, Senin (13/1/2025).
Baca Juga
Mendiktisaintek Ungkap Rencana Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di 4 Lokasi Ini, Ada IKN?
Alih-alih membuka FK baru, Satryo mengungkap pemerintah meminta perguruan tinggi yang telah memiliki jurusan rumpun ilmu tersebut untuk menambah kuota bagi mahasiswa baru.
"Kalau butuh dokter ya kita minta kampus yang ada untuk tambah kuota aja," tandasnya.
Baca Juga
Mendiktisaintek Ungkap Hampir 1 Juta Pelajar dan Mahasiswa Terlibat Judi Online
Sementara itu sejumlah perguruan tinggi negeri ramai-ramai membuka program studi kedokteran. Dilansir dari berbagai sumber tahun 2023 lalu tercatat, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan IPB University, Bogor membuka fakultas kedokteran. Pada tahun yang sama, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung dan Universitas Negeri Surabaya juga mendirikan FK.

