Amankan Nataru, Angkasa Pura Indonesia Terjunkan 15.939 Personel di Seluruh Bandara
TANGERANG, investortrust.id - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports akan menerjunkan sebanyak 15.939 personel gabungan di 37 bandara untuk mengamankan arus mudik dan balik penerbangan di periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
“Sebanyak 15.939 personel ini akan ditempatkan pada 37 bandara. Para personel berasal dari internal sekitar 12.151 orang dan eksternal yang terdiri dari BMKG, TNI/Polri, kemudian ada teman-teman dari imigrasi, bea cukai, karantina, ini biasanya ada semua di posko kita, itu kurang lebih 3.788 personel,'' ungkap Direktur Operasi Injourney Airports Wendo Asrul Rose saat konferensi pers di Kantor Injourney Airports, Tangerang, Selasa (17/12/2024).
Baca Juga
Angkasa Pura Minta Maskapai Tetap Beri Diskon di Jam Sepi Penumpang
Terkait arus penumpang, dia mengatakan, puncak arus mudik penerbangan di periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) diprediksi terjadi pada Jumat (20/12/2024) dan puncak arus balik pada Sabtu (4/1/2025).
''Traffic tertinggi diperkirakan terjadi pada Jumat tanggal 20 Desember 2024. Jadi simpul-simpul peak day Nataru 2024-2025 bisa mencapai 605.000 penumpang per hari untuk seluruh badara yang kita layani. Sementara untuk arus baliknya diperkirakan jatuh tanggal 4 Januari (2025) dengan jumlah 502.000 penumpang per hari,'' papar Wendo.
Baca Juga
Angkasa Pura Ungkap Rencana Pasca Merger, Bidik EBITDA Rp 10 Triliun hingga Rencana IPO
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sebanyak 3,91 juta orang akan bepergian menggunakan jalur penerbangan atau pesawat sepanjang libur Nataru 2024/2025. Angka tersebut naik 4% secara year-on-year (YoY) dari Nataru sebelumnya yakni sebanyak 1,56 juta orang.
“Perkiraan jumlah penumpang selama pelaksanaan Posko Nataru mencapai 3.912.224 penumpang (3.048.148 domestik dan 864.076 internasional), untuk itu kami memastikan kapasitas angkutan udara Nataru 2024 telah terpenuhi melalui kapasitas reguler dengan total 417 unit pesawat udara,” kata Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa beberapa waktu lalu.

