Muzani Tegaskan Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD
JAKARTA, investortrust.id – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyetujui usul kepala daerah dipilih DPRD. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani seusai membuka Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Silaknas ICMI) di IPB Convention Center, Bogor, Minggu (15/12/2024).
“Pertanyaannya adalah apakah partai-partai setuju? Gerindra setuju. Pertanyaannya itu, Gerindra setuju,” ucap Muzani
Baca Juga
Prabowo Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD, Bahlil: Terlalu Mahal Demokrasi Ini
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengajak elemen bangsa untuk mengevaluasi kembali sistem demokrasi, terutama pemilihan kepala daerah (pilkada) yang telah berjalan apakah sudah sesuai harapan atau perlu penyempurnaan. Kenyataannya, kata Muzani, demokrasi merupakan jalan yang sudah sesuai dan benar, tetapi cara berdemokrasi masih terlalu mahal dan rumit.
Dikatakan, hampir semua peserta Pilkada 2024, baik yang menang maupun yang kalah, mengeluh dengan ongkos politik yang terlalu tinggi. Padahal, menurut Muzani, tujuan akhir dari demokrasi adalah pengabdian alias kerelaan untuk berbakti kepada rakyat.
“Itu sebabnya maka Presiden Prabowo Subianto memberikan memikiran apakah ini tidak ada jalan keluar untuk dicari solusi,” sambung dia
Muzani mengingatkan, pemilihan kepala daerah oleh DPRD sempat dibahas pada 2014. Sejak saat itu, Gerindra juga telah menunjukkan dukungannya dan setuju pada wacana tersebut. Namun, lantaran Pilkada 2024 sudah terlaksana, Gerindra baru berencana melakukan sejumlah kajian di DPR pada 2025 mendatang.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan kepala daerah dipilih oleh DPR. Menurutnya pemilihan kepala daerah oleh DPRD lebih efisien. Demikian disampaikan Prabowo dalam sambutannya di HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (12/12/2024) malam.
Prabowo menyebut sistem pilkada saat ini menghamburkan uang hingga puluhan triliun. Tidak hanya uang negara, tetapi juga uang tokoh yang bertarung di pilkada dan partai.
Baca Juga
Pilkada Habiskan Puluhan Triliun Rupiah, Prabowo Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD
Prabowo mencontohkan sejumlah negara yang menerapkan sistem kepala daerah dipilih oleh DPRD. Beberapa di antaranya Malaysia, Singapura, India. Menurutnya, dengan sistem tersebut, masyarakat cukup memilih anggota DPRD yang nantinya akan memilih kepala daerah.
Menurutnya sistem tersebut efisien dan menghemat anggaran negara. Prabowo mengatakan, anggaran untuk pilkada bisa dialokasikan untuk sektor lain yang dibutuhkan masyarakat seperti perbaikan gedung sekolah, irigasi, dan lainnya.

