Ketua Terpilih KPK Pastikan Penangkapan Harun Masiku Jadi Target Kerja
JAKARTA, investortrust.id -Ketua terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto buka suara soal mantan caleg PDIP Harun Masiku yang buron sejak 2020 lalu atas kasus suap PAW anggota DPR. Setyo memastikan penangkapan sejumlah buronan, termasuk Harun Masiku, menjadi salah satu target pimpinan KPK periode 2024-2029.
"Semenjak kami di sini, sebenarnya itu (penangkapan Harun Masiku) kami juga berusaha keras. Ya tentu nanti menjadi target, kami berusaha," kata Setyo seusai menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Juang KPK, Jakarta, Senin (9/12/2024).
Baca Juga
Perbarui Surat Penangkapan, KPK Rilis Foto Terbaru Harun Masiku
Selain Harun Masiku, Setyo memastikan KPK juga membidik hal yang sama terhadap sejumlah daftar pencarian orang (DPO) atau buronan tindak pidana korupsi lainnya. Setyo mengaku membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat dalam upaya menangkap buronan kasus korupsi.
"Mudah-mudahan ya beberapa target yang masih belum tertangkap bisa kita lakukan secara maksimal juga. Pastinya kita juga mengharapkan dukungan semua pihak, makin cepat tentunya makin bagus," ujarnya.
Sebelumnya KPK memperbarui surat penangkapan mantan caleg PDIP yang menjadi buronan Harun Masiku. Surat penangkapan terhadap buronan kasus suap PAW anggota DPR itu bernomor: R/5739/DIK.01.02/01-23/12/2024 yang ditandatangani Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis (5/12/2024).
“Untuk ditangkap dan diserahkan ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Jalan Kuningan Persada Kav 4 Setiabudi Jakarta Selatan,” demikian tulis surat tersebut.
Baca Juga
KPK Masih Temukan Indikasi Suap dan Gratifikasi di Laporan Harta Pejabat
KPK mencantumkan identitas Harun Masiku dalam surat penangkapan dimaksud. Tercantum dalam surat itu, Harun Masiku merupakan pria kelahiran Ujung Pandang, 21 Maret 1971 yang memiliki tinggi badan 172 cm dan berat badan yang tidak diketahui pasti. Harun Masiku disebut memiliki warna kulit sawo matang dan beralamat tinggal di Limo, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
“Ciri khusus: berkacamata, kurus, suara sengau, logat Toraja/Bugis," tulis surat itu.
KPK meminta siapa pun yang menemukan Harun Masiku untuk menghubungi penyidik Rossa Purbo Bekti dengan alamat surat elektronik atau email: rossa.bekti@kpk.go.id atau nomor telepon 021-25578300.

