Prabowo: Muhammadiyah Ada di Mana-Mana
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto membeberkan keberhasilan Muhammadiyah. Prabowo mengatakan, Muhammadiyah tak hanya berhasil sebagai organisasi masyarakat, tetapi juga organisasi dakwah, pendidikan, dan kesehatan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan Sidang Tanwir dan Milad Ke-112 Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (5/12/2024).
Prabowo mengungkapkan bukti nyata keberhasilan Muhammadiyah adalah banyaknya tokoh-tokoh nasional yang lahir dari organisasi yang didirikan Ahmad Dahlan tersebut. Bahkan, Prabowo menyebut kader Muhammadiyah ada di mana-mana.
"Tadi saya baca banyak tokoh-tokoh karena ternyata banyak sekali di antara mereka juga yang ada hubungan dekat dengan Muhammadiyah, apakah mereka pengurus Muhammadiyah? Atau lulusan Universitas Muhammadiyah atau SMA Muhammadiyah. Demikian bukti keberhasilan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan sebagai organisasi dakwah dan lebih dari itu sebagai organisasi pendidikan dan kesehatan," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Buka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah
Kepala Negara membeberkan, Presiden Pertama RI, Soekarno merupakan warga Muhammadiyah dan bahkan pernah menjadi pengurus Muhammadiyah. Istri Soekarno yang merupakan Ibu Negara Pertama, Fatmawati juga berasal dari keluarga pimpinan Muhammadiyah di Bengkulu. Tak hanya itu, Presiden Ke-2 RI Soeharto juga warga Muhammadiyah. Soeharto, kata Prabowo, lulusan SD dan SMP Muhammadiyah. Bahkan saat Soeharto menjabat, kata Prabowo, banyak kader Muhammadiyah yang masuk kabinet.
"Saya juga, jangan saya nanti dituduh memilih Muhammadiyah banyak sekali, tidak. Karena mungkin karena keberhasilan Muhammadiyah mendidik, membesarkan kader-kader sehingga Muhammadiyah ada di mana-mana," katanya.
Prabowo melanjutkan, Panglima pertama TNI Jenderal Besar Sudirman juga merupakan warga Muhammadiyah dan pernah menjadi kepala SMA Muhammadiyah Purwokerto. Hal itu menunjukkan Muhammadiyah bukan hanya dakwah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air sehingga melahirkan pemimpin nasional.
"Terus terang saja Jenderal Besar Sudirman bukan lulusan Akademi Militer. Beliau tidak pernah ikut sesko di mana pun, tetapi berhasil pemimpin perang kemerdekaan, dan menang. Kalau kita lihat ucapan-ucapan, perintah-perintah beliau, pidato-pidato beliau kalau kita lihat sampai hari ini pun adalah ungkapan dan pemikiran seorang pemimpin militer yang tidak kalah dengan pemimpin militer terhebat di dunia sepanjang sejarah," paparnya.
Keberhasilan Muhammadiyah melahirkan tokoh-tokoh nasional masih berlanjut hingga saat ini. Prabowo menuturkan, tak pernah bertanya latar belakang dari nama calon menteri yang disodorkan partai koalisi pendukung. Namun, ternyata banyak yang berasal dari Muhammadiyah.
"Ternyata sesudah dilantik, itu Muhammadiyah. Hari ini saya hitung wah ini Muhammadiyah-nya saya juga baru tahu Budiman Sudjatmiko ini alumni SMA Muhammadiyah Yogyakarta. Memang Muhammadiyah ada di mana-mana ini. Ada yang di kiri, ada yang di kanan, ada yang di tengah. Pak Jefri Giovanni Muhammadiyah juga rupanya," ungkapnya.
Baca Juga
Tiba di Kupang, Prabowo Akan Hadiri Sidang Tanwir dan Milad Ke-112 Muhammadiyah
Dikatakan, saat ini Muhammadiyah sudah memiliki 167 perguruan tinggi, 126 Rumah sakit, 231 klinik, 5.345 sekolah dan madrasah, 440 pesantren dan jaringan organisasi yang luas di dalam dan di luar negeri. Bahkan, kata Prabowo, Muhammadiyah baru saja membeli satu gedung di Madrid, Spanyol yang dialihfungsikan menjadi masjid yang besar.
"Luar biasa. Muhammadiyah luar biasa ini," ungkapnya.

