KPU Sebut 119 TPS Pilkada 2024 Terdampak Bencana
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin membeberkan temuan adanya sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada 2024 yang terdampak bencana alam. Diungkap oleh Afifuddin temuan tersebut berdasarkan data yang diterima oleh KPU pusat hingga pukul 10.00 WIB pagi tadi.
"Jumlah TPS yang berdampak bencana sebanyak 119 TPS," kata Afifuddin dalam konferensi pers di kantor KPU, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga
Respons KPU DKI soal Pramono-Rano Deklarasi Kemenangan Satu Putaran
Afifuddin mengatakan, bencana alam menjadi salah satu alasan akan dilakukannya pemungutan suara susulan (PSS), pemungutan suara lanjutan (PSL), hingga pemungutan suara ulang (PSU). Dia menyebut terdapat 231 TPS yang akan melakukan PSS, 10 TPS menggelar PSL, serta 46 TPS akan dilakukan PSU.
Tentu ini juga mungkin bisa berkembang, karena rekomendasi yang mungkin berjalan dari bawaslu dan kejadian kejadian di daerah," lanjut dia.
Selain karena bencana, Afifuddin mengungkap PSS, PSL, dan PSU digelar diakibatkan oleh sejumlah alasan. Beberapa di antaranya gangguan keamanan, kesalahan administrasi atau prosedur oleh panitia kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) hingga pemilih yang tidak terdaftar atau tidak menggunakan hak pilih.
"(Alasan lain) adanya rekomendasi dari Bawaslu," sambung dia.
Baca Juga
KPU: Partisipasi Pemilih di Pilkada Jakarta Lebih Rendah Dibanding Pilpres 2024
Pada kesempatan yang sama, anggota KPU Idham Kholik mengatakan terdapat 287 TPS yang akan menyelenggarakan PSS, PSL dan PSU. Dia memerinci, angka itu tersebar di 22 provinsi seluruh Indonesia.
"Jadi dengan demikian ada 44 kabupaten kota, 22 provinsi dengan jumlah 287 tps dengan jumlah pemilih keseluruhan 132.286 orang," ujar Idham.

