Respons KPU DKI soal Pramono-Rano Deklarasi Kemenangan Satu Putaran
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI memberikan respons terkait langkah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno mendeklarasikan kemenangan di Pilkada Jakarta dalam satu putaran. Ketua KPU DKI Wahyu Dinata mengungkapkan pihaknya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil pemungutan suara Pilkada Jakarta 2024.
Wahyu mengatakan, deklarasi yang dilakukan oleh Pramono-Rano merupakan hak sebagai pasangan calon berdasarkan informasi internal yang dimiliki. Namun, Wahyu mengingatkan publik, hasil resmi Pilkada Jakarta 2024 adalah apa yang akan diumumkan KPU DKI nantinya.
"Kalau pun nanti ada pasangan calon 1, 2, dan 3, mempunyai versi mereka masing-masing, tentu saja versi yang paling jitu adalah versi dari KPU. Harap bersabar, kita masih menunggu rekapitulasi yang sudah dimulai hari ini di masyarakat," kata Wahyu ditemui di kantor KPU DKI, Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Baca Juga
KPU: Partisipasi Pemilih di Pilkada Jakarta Lebih Rendah Dibanding Pilpres 2024
Menurut Wahyu, KPU DKI telah menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi berjenjang Pilkada Jakarta 2024 paling lambat pada 16 Desember 2024 mendatang. Dia menyebut saat ini tengah berlangsung proses rekapitulasi di tingkat kecematan hingga 3 Desember 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengungkapkan KPU DKI tidak mengeluarkan hasil proses hitung cepat atau quick count maupun real count. KPU DKI, kata Wahyu, hanya melakukan rekapitulasi manual berjenjang, baik di tingkat kecamatan serta keluarahan. Dia melanjutkan, KPU DKI akan mempublikasikan form C hasil melalui platform Sirekap.
"Nah, bisa jadi ada, bisa jadi ada inisiatif masing-masing ya, untuk melakukan rekapitulasi manual dari hasil-hasil yang kami publikasikan, tetapi apa pun yang dipakai itu adalah hasil rekapitulasi berjenjang manual, karena bisa jadi ada proses koreksi di tingkat kecamatan ya. Jadi kami harap masyarakat bersabar untuk hasil resmi," beber Wahyu.
Sebelumnya pasangan Pramono-Rano mendeklarasikan kemenangan Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran. Dalam konferensi di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2024), Pramono menyebut meraih suara sebanyak 50,07%.
"Mendeklarasikan bahwa pasangan calon nomor 3 Mas Pram dan Bang Doel telah memenangkan kontestasi Pilgub DKI Jakarta dalam satu putaran dengan perolehan 50,07%," kata Pramono dikutip dari Antara.
Pramono mengatakan angka itu berdasarkan perhitungan nyata atau real count KPU DKI dan perhitungan formulir C1 KWK per Kamis (28/11/2024) yang telah mencapai 100% TPS di seluruh daerah pemilihan Jakarta.
Pramono menyebut meraih sebanyak 2.183.577 suara atau 50,07% atau mendapatkan 50% plus 2.943 suara.
"Satu suara itu sangat berarti dalam pemilihan gubernur Jakarta kali ini," ujarnya.
Baca Juga
Hal ini, menurutnya, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang DKI dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ). Dalam kedua undang-undang, gubernur dan wakil gubernur Jakarta dipilih secara langsung melalui Pilkada dengan perolehan suara lebih dari 50%.
Meski demikian, Pramono menyatakan, masih menunggu pengumuman resmi hasil rekapitulasi berjenjang yang dilakukan KPU DKI Jakarta sebagai penyelenggara.

