Begini Persiapan Korlantas Polri Perlancar Libur Natal dan Tahun Baru
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan memaparkan Polri bersama dengan empat kementerian dan BUMN sektor transportasi darat, laut, udara, hingga perkeretaapian, menyiapkan sejumlah langkah untuk memperlancar libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 2024/2025..
Dia mengatakan, Polri bersama empat kementerian dan BUMN sektor transportasi darat, laut, udara, hingga perkeretaapian telah memastikan titik-titik yang akan menjadi posko pantauan sepanjang libur panjang akhir tahun tersebut.
Baca Juga
Kementerian PU Pastikan Tol Trans Sumatera Siap Sepanjang Libur Nataru 2024/2025
''Nah, yang pulang kampung (mudik) ini tetap di jembatan penyeberangan, untuk Merak, kemudian Ketapang-Gilimanuk, ini kita antisipasi. Apalagi kalau terjadi cuaca ekstrem, ini akan terjadi pelambatan untuk loading masuk ke kapal, artinya akan terjadi antrean. Kita sudah siapkan rest area sebagai buffer zone nanti di Merak maupun di Ketapang,'' papar Aan saat ditemui usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Persiapan Nataru 2024/2025 yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Sementara di jalur darat, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk membuat simulasi rekayasa lalu lintas (lalin) di beberapa titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan.
''Kita simulasikan di (Tol Trans Jawa) KM 47 sampai 66, kemudian dari KM 70 sampai 72, dan (Tol) Cipali. Karena kemungkinan terjadi kepadatan di situ. Maka kita akan melakukan rekayasa lalu lintas di situ,'' ucap Aan.
Baca Juga
Kemenhub Ramal Sebanyak 110,67 Juta Orang Akan Berlibur di Periode Nataru 2024/2025
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi potensi pergerakan masyarakat sepanjang periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mencapai 110,67 juta orang.
Demikian disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Persiapan Nataru 2024/2025 yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK).
''Kami sudah melakukan survei. Hasilnya, potensi pergerakan masyarakat saat Nataru 2024/2025 mencapai 110,67 juta orang. Sebagian besar pergerakan terjadi di Pulau Jawa, termasuk aglomerasi. Jumlah inilah yang kami antisipasi,'' ujar Menhub Dudy.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno usai menggelar rapat persiapan Nataru 2024/2045 bersama empat kementerian, yakni Pekerjaan Umum (PU), Perhubungan, Pariwisata, dan Dalam Negeri beserta jajaran direksi BUMN sektor transportasi, mulai dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni, PT KAI, dan lembaga terkait lainnya.

