Ridwan Kamil Sosok Pluralis, Pernah Dituntut Rp 9 Triliun gara-gara Melawan Radikalisme
JAKARTA, investortrust.id – Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil alias Kang Emil meyakinkan seluruh warga Pantai Indah Kapuk (PIK) bahwa dirinya sangat pluralis dan antiradikalisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila ini. Karena kegigihannya melawan radikalisme, ia pernah dituntut Rp 9 triliun.
Kang Emil mengungkapkan, saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, ia sempat digugat Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang dengan nilai fantastis sebesar Rp 9 triliun.
Baca Juga
“Saya membela orang-orang yang akan diganggu oleh radikalisme. Mereka mau bikin negara sendiri yang anti-Pancasila. Itu saya lawan dan mereka sampai menggugat sebanyak ini (Rp 9 triliun),” ujar Kang Emil di PIK, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Syukurlah, kata Kang Emil, ia lolos dari gugatan tersebut. “Alhamdulillah, karena saya berada di atas kebenaran dan Pancasila, gugatannya ditolak pengadilan. Itu membuktikan saya sejauh itu menjaga keberagaman, saya punya risiko itu untuk melawan mereka-mereka yang anti-NKRI,” tegas dia.
Kang Emil menambahkan, Provinsi Jawa Barat dalam kepemimpinannya juga pernah menyabet penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Penghargaan itu merupakan buah hasil dari kurikulum pendidikan antiradikalisme dan antiterorisme yang digagas Dedi Supandi kala menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat.
Baca Juga
Teken Pakta Integritas, Ridwan Kamil Janji Lindungi Semua Umat Beragama di Jakarta
“Provinsi pertama yang di sekolahnya ada kurikulum antiradikalisme, itu di provinsi saya sebelumnya (Jawa Barat), supaya anak-anak sekolah dari kecil paham bahwa Indonesia itu penuh keberagaman. Kita harus melawan mereka-mereka yang menyuburkan perbedaan sebagai kebencian,” tutur dia.
Karena komitmennya melawan radikalisme, menurut Kang Emil, Jawa Barat meraih penghargaan dari BNPT sebagai provinsi teladan. “Dan alhamdulillah indeks kerukunan beragama di Jawa Barat naik dari 72 ke 79, di atas rata-rata nasional,” ucap dia.
Baca Juga
Maruarar Sirait Sebut Prabowo dan Jokowi Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024
Ridwan Kamil pun menekankan kembali, jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jakarta periode 2024-2029, ia akan menjamin seluruh umat beragama, baik Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Kong Hu Cu akan aman dan tenteram menjalani peribadatan di seluruh wilayah Jakarta.
“Itulah yang sudah saya lakukan, pembelaan itulah yang akan saya lakukan jika telah terpilih menjadi gubernur bapak-ibu semua. Saya akan melindungi, saya akan urus, saya akan cintai, saya akan meyakinkan bahwa semua bisa hidup nyaman dan mengamalkan semua ajaran-Nya di Jakarta,” tandas dia.

