Cek! 8 dari 11 Bandara Telah Beroperasi Pasca Erupsi Gunung Lewotobi
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, delapan dari 11 bandara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dinyatakan beroperasi pasca bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur.
"Bandara yang sudah beroperasi antara lain Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandar Udara Soa Bajawa, Bandara Gewayantana Larantuka, Wunopito Lembata, Bandar Udara Lede Kalumbang Tambolaka, Bandara Waingapu, serta Bandara Tardamu Sabu," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11/2024).
Sementara itu, lanjut Budi, beberapa bandara yang belum beroperasi adalah Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, serta Bandara Frans Seda Maumere.
Budi menambahkan, beberapa maskapai masih membatalkan layanan penerbangan ke sejumlah bandara dengan alasan keselamatan.
"Di Bandara Komodo Labuan Bajo, misalnya, terdapat pembatalan dua penerbangan domestik dan di Bandara Soa Bajawa terdapat empat pembatalan penerbangan domestik," imbuh dia.
Selain itu, menurut Budi, layanan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Lombok mulai berlangsung normal, setelah sebelumnya sederet layanan penerbangan dari beberapa maskapai sempat mengalami penundaan dan pembatalan akibat terdampaknya ruang udara oleh erupsi abu vulkanik dari Gunung Lewotobi.
"Masyarakat harus selalu memperhatikan status penerbangan karena operasional bandara masih menyesuaikan situasi abu vulkanik yang bisa berubah sewaktu-waktu," tutup dia.

