Ilham Habibie: Religi dan IPTEK Jadi Penyeimbang Kepemimpinan di Jawa Barat
JAKARTA, investortrust.id – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Cawagub Jabar) nomor urut 3, Ilham Akbar Habibie mengatakan, kepemimpinan di Provinsi Jawa Barat harus seimbang antara religiusitas dan ilmu pengetahuan & teknologi (IPTEK).
“Saya belajar dari bapak saya (Presiden ke-3 RI, Alm BJ Habibie), kalau kita mau maju dalam hidup, kita harus punya dua hal. Iman dan taqwa, serta ilmu pengetahuan & teknologi. Dua-duanya harus kita punya. Jadi, kepemimpinan Ustadz Ahmad Syaikhu dan saya, itu mencerminkan hal itu,” kata Ilham saat bincang-bincang Konvergensi di perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta, Selasa (12/11/2024).
Dikatakan Ilham, Provinsi Jawa Barat memiliki begitu banyak potensi yang menggambarkan keseimbangan antara iman dan taqwa serta teknologi, selain dikenal sebagai lumbung pangan nasional.
Menurutnya, Provinsi Jawa Barat dalah kawasan tempat berkumpulnya sejumlah industri dan manufaktur. Setidaknya 55% industri di Indonesia menurut Ilham berbasis di Jawa Barat. Selain itu, Jawa Barat juga tempat berkumpulnya sejumlah lembaga pendidikan besar dan lembaga pendidikan untuk para santri, atau pesantren
Baca Juga
Tersisa 2 Pekan, Ilham Habibie Beberkan Strategi Rebut Kemenangan di Pilgub Jabar 2024
“Kita tidak sadar, Jawa Barat ini juga lumbung industri. Jawa Barat juga menjadi basis 55% industri di Indonesia. Selain itu, ada lumbung pesantren. Kalau kita lihat jumlah pesantren per provinsi yang paling banyak, jauh di atas yang lain itu adalah Jawa Barat. Berikutnya 5 dari 10 PTN (perguruan tinggi negeri) yang terbaik ada di Jabar,” ungkap Ilham menggambarkan keseimbangan yang ia maksud.
Sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat, Ilham Akbar Habibie bersama Calon Gubernur Ahmad Syaikhu memiliki sejumlah program kerja yang bakal dia jalankan jika mereka berhasil memenangkan pilkada pada 27 November ini. Keduanya bertekad mengatasi banyaknya pengangguran di Jawa Barat. Salah satunya adalah dengan mendorong hilirisasi.
Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka terbesar di Jawa Barat pada tahun 2023 berada di kelompok umur 15-19 tahun dan 20-24 tahun.
“Pengangguran terbuka ini hanya bisa dikurangi kalau kita membangun ekonomi berdasarkan industri. Kami ada beberapa program unggulan. Pertama, ada program satu desa satu industri, yang mana titik beratnya itu lebih ke hilirisasi daripada hasil bumi dan hasil laut,” kata Ilham Habibie dalam debat Pilgub Jabar yang disiarkan Youtube KPU Jawa Barat, Senin (11/11/2024) lalu.
Program selanjutnya yang direncanakan oleh pasangan berjuluk Asih ini dalam mengatasi pengangguran adalah dengan mengirim warga Jabar ke luar negeri. Sebab, Ilham sadar jumlah pengangguran yang sangat banyak tidak bisa ditampung seluruhnya di Jabar.
“Dalam lima tahun mendatang susah sekali kita bisa menampung begitu banyak orang yang menganggur, sehingga kita terpaksa harus mengirim orang ke luar (negeri), itu namanya Jabar ngumbara, kirim ke negara-negara industri, di mana mereka bisa bekerja dan mendapat nilai tambah yang besar,” ujarnya.
Baca Juga
Selain itu, Ilham Habibie juga memiliki program kredit Asih rakyat, di mana masyarakat yang membutuhkan biaya untuk membuka usaha bakal diberikan bantuan pinjaman tanpa agunan.
Kendati demikian, Ilham Habibie menegaskan kunci untuk menyukseskan program tersebut adalah kolaborasi lintas sektor. Sektor industri harus bekerja sama dengan sektor pendidikan agar yang diajarkan dalam kurikulum pendidikan sesuai dengan yang diperlukan industri.
“Dan juga guru-guru yang mengajar benar-benar mengetahui apa yang mereka harus ajarkan, bukan hanya mengajar secara normatif. Dengan cara kerja sama lintas sektor itu kita yakin kita bisa menciptakan insyaallah 3 juta lapangan pekerjaan dalam lima tahun mendatang karena itu adalah yang wajib diberikan kepada rakyat kita,” ucap Ilham Habibie.

