Cawagub Jawa Barat Ilham Habibie Sebut 3 Wilayah Jabar Ini Berpotensi Tarik Minat Investor
JAKARTA, investortrust.id – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Cawagub Jabar) nomor urut 3, Ilham Akbar Habibie memprediksi, tiga wilayah di Provinsi Jawa Barat yakni Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cirebon dapat menarik minat investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Sebenarnya (kawasan industri) mulai di Cikarang, Kabupaten Bekasi, kemudian ke Kabupaten Karawang, sekarang ke Kabupaten Subang. Perkiraan saya akan masuk ke Majalengka dan Indramayu. Setelah itu Cirebon,” kata Habibie dalam podcast Konvergensi di perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta, Selasa (12/11/2024).
Seiring dengan potensi berkembangnya industri di Jabar, menurut Ilham, harus diperkuat dengan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Kalau kita lihat datanya, 55% industri di Indonesia ini ada di Jawa Barat. Itu bisa menjadi basis untuk kita buat maju ke depan. Kuncinya adalah SDM kita untuk menjadikan industri kita Berjaya. Di mana, Jabar memiliki industri strategis seperti PT Dirgantara Indonesia (DI), Pindad, Dahana, LEN, Telkom, KAI. Harus kita kembangkan industri lainnya, karena itu adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ilham.
Baca Juga
Ilham Habibie: Religi dan IPTEK Jadi Penyeimbang Kepemimpinan di Jawa Barat
Sebagai informasi, tiga kawasan industri di Jabar yang sedang berkembang dan memiliki potensi untuk menjadi menyerap investasi baru adalah Kertajati Industrial Estate Majalengka (KIEM), Kawasan Industri 1.000 hektare (ha) di Indramayu, serta Kawasan Industri Terpadu (KIT) Cirebon.
Adapun KIEM memiliki keunggulan dalam hal infrastruktur dan fasilitas lengkap serta modern yang dikelola oleh PT Dwipapuri Abadi. Kawasan ini juga memiliki luas lahan sekitar 400 ha dengan aksesibilitas dekat dengan bandar udara (bandara) Internasional Kertajati sehingga konektivitas logistiknya lebih efisien.
Selanjutnya, Kawasan Industri Indramayu yang dikelola oleh PT Wiratama Indramayu Perkasa (WIP) baru saja dibuka tahap pertamanya seluas 300 ha dari 1.000 ha pada 20 Agustus 2024. Kawasan ini berlokasi di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu dan direncanakan menjadi salah satu kawasan industri terbesar di wilayah Metropolitan Rebana.
Terakhir, KIT Cirebon yang dikelola oleh PT Kawasan Industri Cirebon (KIC) dengan lahan seluas 4.100 ha juga memiliki potensi karena letaknya strategis, yakni di antara Jakarta dan Surabaya. Di mana, KIT Cirebon akan menjadi penghubung penting dalam jalur logistik Pulau Jawa. Kawasan industri ini juga dirancang untuk menampung beragam jenis industri, baik industri berat, ringan, hingga jasa.

