Menko Polkam Tunjuk Mendagri Pimpin Desk Pilkada, Beri Target Ini
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan resmi membentuk tujuh desk prioritas yang disebutnya sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto. Satu dari tujuh desk yang dibentuk adalah mengurusi soal pemilihan kepala daerah (pilkada). Budi Gunawan menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk memimpin desk pilkada.
Menurut Budi Gunawan, mendagri sebagai leading sector dari desk pilkada akan didukung oleh 17 kementerian/lembaga terkait. Termasuk di dalamnya adalah TNI/Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN). Dia menyebut seluruh kementerian/lembaga yang mendukung desk ini akan berperan untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam proses pilkada serentak mendatang.
"Desk pilkada yang dikomandoi oleh Bapak Mendagri memastikan pilkada ke depan ini sudah berjalan dengan aman, lancar, kemudian jurdil serta pencapaian target Indeks Demokrasi Indonesia atau IDI untuk tahun 2025 pada angka 81,69 sampai dengan 85,23," kata Budi Gunawan dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (4/11/2024).
Baca Juga
Eksekusi Arahan Prabowo, Menko Polkam Bentuk Tujuh Desk Prioritas
Selain pilkada, eks kepala BIN itu juga mengumumkan Kemenko Polkam telah membentuk desk prioritas lain. Seperti desk penyelundupan atau pencegahan penyelundupan dengan Menko Polkam sebagai leading sector. Lalu ada pemberantasan narkoba serta penanganan judi online dengan Kapolri sebagai leading sector.
Kemudian ada desk koordinasi peningkatan penerimaan devisa negara, desk pencegahan tindak pidana korupsi dan perbaikan tata kelola. Dua desk tersebut dipimpin oleh Jaksa Agung sebagai leading sector. Dan terakhir, adalah desk keamanan siber dan perlindungan data dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai leading sector.
"Intinya tujuh desk yang telah dibentuk ini diharapkan akan memperkuat kapasitas institusi dan untuk memberikan stabilitas di bidang politik dan keamanan, yang menjadi prasyarat untuk mendukung program-program pembangunan ini bisa berjalan lancar sehingga ekonomi kita tumbuh," jelas dia.
Adapun ketujuh desk tersebut akan bekerja mulai hari ini hingga tiga bulan ke depan. Namun dikatakan oleh Budi Gunawan, tidak menutup kemungkinan kinerja ketujuh desk tersebut akan diperpanjang sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan.

