Ini Pesan Budi Arie ke Penerusnya, Menteri Komunikasi dan Digital
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi meminta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid untuk melanjutkan upaya pemberantasan perjudian daring (judi online) yang dilakukannya selama menjabat.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Meutya Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital yang merupakan nomenklatur baru dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Bu Menteri akan melanjutkan pemberantasan judi online karena judi online ini adalah kegiatan yang menghancurkan ekonomi Indonesia," katanya di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2024).
Pria yang ditunjuk sebagai Menteri Koperasi oleh Prabowo itu yakin Meutya akan menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Menteri Komunikasi dan Digital. Sebab, dia memahami betul persoalan terkait yang menjadi tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Digital.
Baca Juga
Kemenkominfo Ogah Panggil Platform E-Wallet yang Fasilitasi Judi Online, Ini Alasannya
"Saya yakin Bu Meutya dengan pengalamannya sebagai Ketua Komisi I bisa memahami permasalahan dan tantangan kita ke depan," ujarnya.
Sementara itu, Meutya menjelaskan bahwa dirinya sebagai Menteri Komunikasi dan Digital akan fokus menjaga keamanan digital, memerangi judi online, dan memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal. Hal tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang ditampungnya selama bertugas di Komisi I DPR RI.
Seperti diketahui, Meutya merupakan Ketua Komisi I DPR periode 2019-2024. Dia juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I (2016-2019) dan Anggota Komisi I DPR (2011-2014).
"Saya tambah juga (fokusnya) bagaimana internet ramah yang anak. Bagaimana anak-anak kita bisa terlindungi dari human trafficking (perdagangan manusia), ponrografi anak, kekerasan anak, itu juga akan menjadi fokus kita dalam pembenahan ulang (ruang) digital," tuturnya.
Kemudian, perempuan yang sebelumnya dikenal sebagai jurnalis itu juga akan memberikan perhatian lebih kepada konektivitas digital. Dalam waktu dekat, dirinya bersama dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital akan menyambangi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk melihat bagaimana konektivitas digital di wilayah tersebut.

