Ini Profil Arrmanatha Nasir, Jubir Kemlu yang Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenlu
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Arrmanatha Nasir menjadi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) di Kabinet Indonesia Maju.
“Arrmanatha Christiawan Nasir, Wakil Menteri Luar Negeri," ucap Prabowo saat mengumumkan susunan kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024) malam.
Tata, demikian sapaan akrab Arrmanatha menjadi salah satu dari tiga Wamenlu yang akan bertugas di pemerintahan Prabowo. Selain Tata, Prabowo menunjuk Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dan Duta Besar Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.
Baca Juga
Arrmanatha Christiawan Nasir yang lahir pada 30 Desember 1971 di Bangkok, Thailand merupakan lulusan sarjana dari Universitas Buckingham, Inggris di bidang ekonomi. Kemudian melanjutkan pendidikan magisternya di Universitas Leicester dan Universitas Indonesia.
Tata memulai kariernya di Kementerian Luar Negeri atau Kemlu (d/h Departemen Luar Negeri) pada 1997. Dia pernah memegang beberapa posisi penting di Kemlu, termasuk Sekretaris Kedua di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di Jenewa (2001–2005) yang berperan dalam negosiasi perdagangan internasional.
Setelah itu, Tata ditugaskan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Urusan Multilateral Kemlu hingga 2008. Selepas bertugas di Ditjen Urusan Multilateral, dia kemudian ditugaskan sebagai Sekretaris Pertama di Perutusan Tetap Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York, Amerika Serikat (AS) hingga 2012.
Pada 2010-2011, Tata juga didaulat menjadi penasihat ekonomi untuk presiden di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-65. Pada 2012, dia Jakarta sebagai kepala Departemen Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan di Kemlu hingga 2014.
Baca Juga
Pada 2014, Tata mulai mengemban tugas sebagai Juru Bicara Kemlu sampai dengan 2019 atau sepanjang periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jabatan ini yang membuat namanya dikenal luas oleh publik.
Setelah melepaskan jabatan Juru Bicara Kemlu, Tata ditugaskan menjadi Duta Besar RI untuk Prancis, Andorra, Monako, dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco). Melalui jabatan tersebut, dia dianugerahi Komandan Legiun Kehormatan oleh Pemerintah Prancis pada 2021 atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan Indonesia-Prancis di bidang politik, sosial-budaya, dan ekonomi.
Pada 25 Oktober 2021, Tata dilantik sebagai Duta Besar RI untuk PBB dan Otoritas Dasar Laut Internasional. Dia tercatat sebagai wakil tetap Indonesia pertama di PBB yang memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia dalam berbagai forum internasional.

