Minus dari PDIP, Berikut Daftar 59 Calon Wamen yang Bertemu Prabowo Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Presiden terpilih Prabowo Subianto melanjutkan memanggil para calon penghuni kabinet pemerintahannya mendatang ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (15/10/2024). Bahkan, jumlah calon pejabat yang dipanggil hari ini lebih banyak dibanding Senin (15/10/2024) kemarin.
Berdasarkan catatan investortrust.id, terdapat 59 calon wakil menteri (wamen) dan kepala badan yang dipanggil dan bertemu Prabowo di Kertanegara hari ini. Sementara, pada hari kemarin, Prabowo memanggil 49 calon menteri.
Baca Juga
Stella Christie, Guru Besar Tsinghua University yang Bakal Masuk Kabinet Prabowo
Sebanyak 59 calon wamen dan kepala badan itu memiliki latar belakang beragam. Terdapat calon yang merupakan wakil menteri saat ini, elite politik, profesional, relawan, hingga figur publik, akademisi, dan pendakwah.
Berikut daftar 59 calon wamen dan kepala badan yang dipanggil dan hadir di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (15/10/2024):
- Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta,
2. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi,
3. Politikus PAN, Bima Arya Sugiarto,
4. Politikus Golkar, Christina Aryani,
5. Utusan Tetap Indonesia untuk PBB, Arrmanatha Christiawan Nasir,
6. Mantan politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko,
7. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo,
8. Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer,
9. Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, - 10. Wamenkominfo, Angga Raka Prabowo,
11. Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, Dony Oskaria,
12. Wamen Investasi, Yuliot Tanjung,
13. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmadi Tawalla,
14. Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti,
15. Anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka,
16. Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran/CEO Bomba Group, Todotua Pasaribu,
17. Anggota Dewan Pembina PSI, Giring Ganesha,
18. Wamenkominfo, Nezar Patria,
19. TKN Prabowo-Gibran yang juga Stafsus Presiden Jokowi, Juri Ardiantoro,
20. Politikus Gerindra, Muhammad Syafi'i,
21. Ketua Umum Peradi yang juga Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran di MK, Otto Hasibuan,
22. Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono,
23. Ketua Umum Partai Prima, Agus Jabo Priyono,
24. Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Silmy Karim,
25. Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat,
26. Mantan Stafsus Jokowi, Aminuddin Ma'ruf,
27. Menkominfo, Budi Arie Setiadi,
28. Akademisi, guru besar Tsinghua University, Stella Christie,
29. Politikus Partai Demokrat, Ossy Dermawan,
30. Komisaris PT Len Persero, Helfi Yuni Moraza,
31. Mantan Kalemdiklat Polri Komjen (Purn) Purwadi Arianto,
32. Wamenaker, Afriansyah Noor,
33. Guru besar hukum internasional, Atip Latipulhayat,
34. Jubir Menhan Prabowo, Dahnil Azhar Simanjutak,
35. Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza,
36. Ketua DPPPartai Gerindra, Ahmad Riza Patria,
37. Asisten Khusus Menhan, Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf,
38. Mantan Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej,
39. Eks Kasad, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman,
Baca Juga
Muncul di Kertanegara, Gus Miftah: Bukan untuk Jadi Wakil Menteri
40. Staf ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Mugiyanto,
41. Mantan Sekjen Golkar yang juga mantan Wakil Ketua DPR, Lodewijk Freidrich Paulus,
42. Artis Raffi Ahmad,
43. Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah,
44. Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Rida Sabana,
45. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono,
46. Mantan Kabaintelkam Polri, Komjen (Purn) Suntana,
47. Haikal Hassan atau Babe Haikal,
48. Wamenkeu, Thomas Djiwandono,
49. Wamenkeu, Suahaisil Nazara,
50. Musisi Yovie Widianto,
51. Politikus Golkar, Dyah Roro Esti Widya Putri,
52. Ekonom Anggito Abimanyu,
53. Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi,
54. Politikus Gerindra, Gus Irfan Yusuf,
55. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan,
56. Ketua TKD Prabowo-Gibran, Sulaiman Umar,
57. Staf Ahli Menhan, Bambang Eko Suhariyanto
58. Staf Khusus Presiden Jokowi, Diaz Hendropriyono
59. Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah Fajar Riza Ul Haq
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemanggilan para calon menteri, wamen, dan pimpinan badan sudah rampung pada hari ini. Puluhan nama yang dipanggil Prabowo ke Hambalang pada hari ini merupakan calon wamen dan kepala badan di kabinet pemerintahan mendatang.
Baca Juga
Transisi Pemerintahan Berlangsung Mulus, Pelaku Pasar Optimistis IHSG Tembus 8.000 Tahun 2024
“Pada hari ini jadi pemanggilan atau mengundang wakil menteri dan kepala badan sudah kita selesaikan,” kata Dasco di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Dari puluhan nama bahkan ratusan nama yang telah dipanggil Prabowo sejak kemarin hingga hari ini tidak terlihat tokoh yang merupakan kader atau terafiliasi dengan PDIP. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Dasco enggan menjawab secara gamblang. Dasco mengungkapkan terbukanya kemungkinan ada nama lain yang akan merapat beberapa hari ke depan.
“Mungkin masih ada satu, dua nanti yang dinamis sampai dengan tanggal 18 Oktoner atau terakhir 19 Oktober, itu mungkin masih ada beberapa pertimbangan-pertimbangan,” kata Dasco.
Dasco berjanji, akan menyampaikan secara detail nama-nama yang sudah dipanggil sekaligus posisi yang diembannya di kabinet Prabowo pada saatnya nanti. Hal ini karena nama-nama yang akan menjadi penghuni kabinet Prabowo masih terus difinalisasi.
“Nanti kita pada waktunya akan disampaikan kepada media tadi itu nama-nama yang diundang pun nanti masih dalam pertimbangan-pertimbangan yang akan diputuskan pada waktunya,” kata Dasco.
Baca Juga
Merapat Bertemu Prabowo, Giring Bahas Soal Kebudayaan dan Bakal Kerja Bareng Fadli Zon
Pada siang tadi, calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 3 yang merupakan kader PDIP Pramono Anung terlihat hadir di rumah Prabowo. Sempat beredar isu Pramono merupakan salah satu calon menteri atau wamen Prabowo.
Namun, Jubir PDIP, Chico Hakim membantah kabar tersebut. Ditekankan, Pramono hadir di rumah Prabowo untuk menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Mas Pram bertemu dengan Bapak Prabowo Subianto semata-mata sebagai pembawa pesan Ibu Megawati Soekarnoputri," katanya.
Dikatakan, diterimanya Pramono di rumah Prabowo membuktikan mantan Sekretaris Kabinet itu merupakan sosok yang diterima semua elite politik. Pramono juga merupakan seorang komunikator yang baik.
"Kaitan dengan pertanyaaan seputar Pilkada, Mas Pram tetap fight sebagai calon Gubernur, bukan sebagai calon menteri," katanya.
Dalam pertemuan itu, kata Chico, Prabowo dan Pramono saling mendoakan. Pramono mendoakan kelancaran pelantikan Prabowo sebagai presiden dan Prabowo mendoakan kelancaran kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

