Jokowi Makan Malam Bersama Prabowo, Bahas Apa?
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) makan malam dengan presiden terpilih Prabowo Subianto di Hutan Kota Kota Plataran, Jakarta, Selasa (8/10/2024) malam.
Hal itu disampaikan Jokowi melalui akun Instagram pribadinya @jokowi.
"Diskusi santai sambil santap malam bersama Presiden Terpilih Pak @prabowo. Tidak terasa dua jam lebih," tulis Jokowi dalam unggahannya.
Jokowi mengunggah foto momen pertemuannya dengen Prabowo. Dalam foto itu terlihat Jokowi duduk berhadapan dengan Prabowo Subianto di meja makan, dalam sebuah ruangan. Keduanya tampak sedang berbincang santai sambil menanti hidangan makanan datang. Hal ini lantaran tidak terlihat adanya makanan yang tersaji di meja dengan posisi sendok dan garpu yang masih tertata.
Tampak yang terhidang di hadapan Jokowi dan Prabowo, baru minuman antara lain berwarna hijau dan merah dalam gelas serta air mineral di dalam botol.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan, Jokowi dan Prabowo membicarakan banyak hal saat makan malam tersebut, terutama mengenai keberlanjutan program pemerintah.
"Pada saat makan malam, dibicarakan berbagai hal, terutama terkait keberlanjutan program-program pemerintahan ke depan," kata Ari Dwipayana dalam pesan singkatnya.
Baca Juga
Tinggal 12 Hari Transisi Kepemimpinan, Jokowi: Cepat Laksanakan Program, Tanpa Jeda!
Dikatakan, Jokowi selalu menjalin komunikasi yang erat dan intens dengan Prabowo Subianto di setiap kesempatan. Tak hanya dalam forum formal, komunikasi itu juga terjalin melalui pertemuan informal.
"Kebersamaan antar-dua pemimpin bangsa ini sangat diperlukan untuk memastikan proses transisi pemerintahan berjalan dengan baik dan lancar," ujar Ari.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan makan malam Jokowi dengan Prabowo diselenggarakan secara privat atau tidak melibatkan pihak lain.
Menurut Pratikno, pada kesempatan itu Jokowi dan Prabowo membahas kebersamaan dan keberlanjutan pemerintahan.
"Private. (Membahas) kebersamaan dan keberlanjutan," kata Pratikno dalam keterangannya, Selasa (8/10).
Namun Pratikno tak memerinci mengenai agenda pembahasan dalam pertemuan Jokowi dan Prabowo tersebut.
Baca Juga
Mensesneg Pastikan Jokowi Hadiri Pelantikan Prabowo Jadi Presiden di DPR
Diketahui, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden dalam sidang paripurna MPR pada 20 Oktober mendatang.
Jokowi sebelumnya mengaku senang dengan proses transisi kepemimpinan nasional yang terjadi saat ini. Jokowi yakin masa transisi ke presiden terpilih Prabowo Subianto akan berjalan lancar dan cepat. Hal ini karena segala landasan untuk program kerja Prabowo telah dibahas dan disiapkan.
“Saya enggak tahu berapa kali pertemuan Pak Prabowo dengan Bu Menkeu, hampir tiap minggu, tiap haru bertemu mempersiapkan itu (APBN)” kata Jokowi saat menghadiri BNI Investor Daily Summit 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Jokowi menjelaskan beberapa program unggulan Prabowo telah masuk dalam APBN 2025. Dengan persiapan ini, kabinet yang disusun Prabowo dapat langsung bekerja mengeksekusi.
“Setelah dilantik presiden, kabinet bisa langsung bekerja dengan cepat melaksanakan program-program yang ada. Tanpa jeda,” ucap dia.
Jokowi mengisahkan Prabowo yang selalu hadir dalam rapat paripurna dan rapat terbatas kabinet untuk memahami kondisi yang ada. Sebelumnya, ucap dia, Prabowo hanya hadir ketika rapat yang ada dengan urusan pertahanan.
“Setelah jadi presiden terpilih, (Prabowo) hadir di semua rapat terbatas sehingga rencana unggulan yang akan dilaksanakan betul-betul disiapkan dengan baik dengan menteri-menteri sekarang,” ujar dia.
Jokowi mengatakan hal itu berbeda dengan saat dirinya pertama kali menjabat sebagai pada 2014. Saat itu, Jokowi mengaku membutuhkan waktu hingga 1,5 tahun untuk menyusun transisi kepemimpinan. Jokowi menjelaskan transisi yang baik dapat membantu menjaga stabilitas, baik stabilitas ekonomi maupun politik.
“Saya, 2014, butuh waktu 1-1,5 tahun untuk mengonsolidasikan. Artinya 1-1,5 tahun waktu kita hilang karena itu sangat sayang sekali,” ungkapnya.

