Jokowi Kerap Minta Maaf ke Rakyat, Istana: Menunjukkan Sikap Kerendahan Hati dan Keberanian
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyatakan permintaan maaf yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada masyarakat menunjukkan sikap kerendahan hati. Permintaan maaf itu juga menunjukkan keberanian Jokowi atas kekurangsempurnaan selama 10 tahun menjabat sebagai presiden.
"Presiden Joko Widodo telah menunjukkan sikap kerendahan hati dan keberanian untuk meminta maaf secara langsung atas kekurangsempurnaan selama masa jabatannya," kata Yusuf melalui pesan singkatnya, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga
Kunjungi Pasar Rakyat Kefamenanu, Jokowi Pantau Harga dan Pamit ke Warga
Pernyataan itu disampaikan Yusuf menanggapi pertanyaan awak media mengenai langkah Jokowi yang kerap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di sela-sela kunjungan kerjanya di berbagai daerah belakangan ini.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Jokowi dalam berbagai kesempatan kerap menyampaikan permintaan maaf menjelang akhir masa jabatannya. Jokowi pertama kali menyampaikan permintaan maaf saat acara zikir dan doa kebangsaan yang dihadiri ribuan peserta di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024). Selanjutnya, dalam sejumlah kesempatan, Jokowi menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada masyarakat. Permohonan maaf itu lebih sering disampaikan Jokowi saat meninjau pasar rakyat untuk mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok.
Teranyar, Jokowi menyampaikan permintaan maaf saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Rakyat Kefamenanu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/10/2024).
Yusuf mengatakan, serangkaian permohonan maaf yang disampaikan Jokowi di berbagai kesempatan dan lokasi itu menunjukkan keseriusan mantan Gubernur DKI tersebut dalam refleksi atas kebijakan yang telah dijalankan.
"Ini merupakan sikap yang menunjukkan integritas, kenegarawanan, dan kepedulian yang mendalam terhadap tanggung jawab yang diemban sebagai kepala negara,"
Tak hanya kepada masyarakat, Jokowi juga menyampaikan permintaan maaf kepada elite politik dan jajarannya. Hal itu salah satunya terjadi saat Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan terakhir kalinya di Sidang MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024). Selanjutnya, Jokowi juga menyampaikan permintaan maaf saat memberikan pengarahan kepada pejabat TNI/Polri di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (12/9/2024). Permintaan maaf juga disampaikan Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di IKN, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga
Yusuf mengatakan, permintaan maaf yang disampaikan Jokowi di berbagai momen penting dan di berbagai daerah juga mencerminkan hubungan langsung dengan rakyat dan menunjukkan rasa empati.
"Itu adalah komitmen beliau terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas yang kuat dalam kepemimpinannya," ucapnya.

