Arteria Dahlan Serahkan Kursi DPR ke Romy demi Layani Keluarga Soekarno
JAKARTA, investortrust.id - Politikus PDIP, Arteria Dahlan memilih mundur sebagai penerima kursi DPR periode 2024-2029 dari Sri Rahayu. Arteria memilih menyerahkan kursi DPR tersebut kepada Hendra Rahtomo atau Romy Soekarno yang merupakan anak dari Rachmawati Soekarnoputri.
Kepada wartawan, Arteria Dahlan mengaku tahu diri telah dibesarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan suaminya almarhum Taufiq Kiemas. Untuk itu, katanya, menjadi kehormatan baginya untuk melayani Megawati dan keluarga besar Soekarno.
Baca Juga
Diberhentikan PDIP, Tia Rahmania dan Rahmad Handoyo Batal Dilantik Jadi Anggota DPR
"Suatu kemuliaan bagi saya untuk menjalankan apa pun yang diputuskan dan menjadi kebijakan. Apalagi penggantinya kan Mas Rommy, bagian daripada royal family. Saya di sini ya, sebagai petugas partai. Saya di sini bekerja untuk melayani Ibu Ketua Umum dan keluarga besarnya. Jadi bagi saya itu enggak masalah. Di sini kan bukannya untuk apa-apa, di sini kerja loh," kata Arteria Dahlan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2024).
Arteria Dahlan memastikan tidak akan melawan keputusan DPP PDIP dan Megawati. Arteria mengaku sebagai loyalis PDIP.
"Karena Ibu Mega itu orang tua saya. Itu ibu saya. Saya dibesarkan oleh PDI Perjuangan," katanya.
Arteria Dahlan menjelaskan proses pergantiannya dengan Romy Soekarno. Dituturkan, sekitar sebulan lalu, Romy mendatanginya dan meminta tolong kepadanya.
"Mas Romy kan datang. Datang, kemudian yang bersangkutan minta tolong. 'Usia saya sudah 54 tahun. Saya punya janji kepada Ibu Mega. Saya punya janji kepada Ibunda Ibu Rahmawati Soekarno Putri.' Saya bilang, 'enggak masalah Mas'," tuturnya.
Baca Juga
Diberhentikan PDIP, Tia Rahmania dan Rahmad Handoyo Batal Dilantik Jadi Anggota DPR
Anggota Komisi III DPR itu menyanggupi permintaan Romy dan mundur sebagai anggota DPR terpilih menggantikan Sri Rahayu. Arteria mengaku hal itu merupakan bentuk baktinya kepada keluarga Bung Karno yang telah membesarkan namanya.
"Saya enggak ada masalah sama saya. Saya ini bisa seperti ini karena Ibu Mega dan keluarga besar Bung Karno. Sudah saatnya ya kalau boleh dibilang saya membalas. Hanya ini yang bisa saya lakukan. Iya kan? Suatu kemuliaan untuk mundur demi keluarga besar Bung Karno. Saya katakan demikian," ungkapnya.

