Mundur dari Seskab, Pramono Anung Terima Kasih ke Jokowi
JAKARTA, investortrust.id - Bakal calon gubernur (cagub) Jakarta Pramono Anung menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai sekretaris kabinet (seskab) dalam dua periode pemerintahan atau 10 tahun. Hal itu disampaikan Pramono menanggapi langkah Jokowi menandatangani keputusan presiden (keppres) pemberhentian Pramono Anung sebagai seskab.
"Ya, yang pertama saya berterima kasih kepada Bapak Presiden sudah dua periode diberikan kepercayaan untuk menjadi sekretaris kabinet," kata Pramono di Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga
Teken Keppres Pemberhentian Pramono Anung, Jokowi Tunjuk Pratikno sebagai Plt Seskab
Pramono mengaku tidak mudah menjadi seskab. Namun, mantan Sekjen PDIP itu meyakini telah menunjukkan kinerja yang baik selama dua periode menjadi seskab di pemerintahan Presiden Jokowi.
"Jadi saya secara jujur menyampaikan bahwa saya sungguh sangat berterima kasih, karena begitu tidak mudahnya menjaga dubber Presiden. Tetapi, alhamdulillah rasa-rasanya sampai hari ini saya menunjukkan performa yang pasti dianggap baik oleh Presiden," katanya.
Pramono menjelaskan alasannya mengajukan pengunduran diri terhitung pada 22 September atau saat penetapan cagub-cawagub di Pillkada Jakarta 2024. Pramono mengaku tak ingin terbebani dengan tugas sebagai seskab saat maju sebagai cagub.
"Memang saya sudah menyampaikan mengenai batas waktu tanggal 22 September, karena saya enggak mau begitu ditetapkan sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur jakarta, saya masih harus menjadi Sekretaris Kabinet," paparnya.
Untuk itu, setelah pengunduran dirinya disetujui oleh Presiden Jokowi, Pramono Anung bersama bakal cawagub Rano Karno atau Bang Doel akan fokus meraih kemenangan di Pilkada Jakarta 2024.
"Sehingga dengan demikian saya sekarang sudah bisa bekerja penuh, atau mempunyai waktu penuh untuk melakukan sosialisasi bersama dengan Bang Doel," katanya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani keputusan presiden (keppres) pemberhentian Pramono Anung sebagai sekretaris kabinet. Pramono mengundurkan diri sebagai seskab lantaran maju sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Pilkada Jakarta 2024.
"Pada hari ini, Kamis, 19 September 2024, Bapak Presiden telah menandatangani Keppres Nomor 105 P tentang Pemberhentian Dengan Hormat Bapak Pramono Anung Wibowo sebagai Sekretaris Kabinet, terhitung mulai tanggal 22 September 2024, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan Seskab," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga
Survei LSI soal Pilkada Jakarta: RK-Suswono 51,8%, Pramono-Rano 28,4%
Dalam keppres tersebut, Jokowi menunjuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sebagai pelaksana tugas (Plt) seskab. Pratikno akan menjalani tugas sebagai seskab hingga adanya seskab definitif.
"Dalam keppres tersebut juga ditunjuk Bapak Pratikno, Mensesneg, sebagai pelaksana tugas, wewenang dan tanggung jawab sekretaris kabinet sampai dengan ditetapkannya Seskab definitif," kata Ari.

